Berandasehat.id – Dermatitis atopik atau kerap disebut eksim adalah suatu kondisi yang menyebabkan kulit kering, gatal dan meradang. Eksim biasanya dimulai pada masa kanak-kanak, namun siapa saja bisa terkena penyakit ini pada usia berapa pun. Dermatitis atopik berlangsung lama (kronis) dan cenderung kambuh. Meskipun demikian, eksim tidaklah menular.
Penelitian yang dilakukan Abuabara et al (2019), menyebut 1 dari 5 anak dan 1 dari 10 orang dewasa di negara-negara berpenghasilan tinggi di dunia menderita dermatitis atopik. “Orang dengan dermatitis atopik berisiko mengalami alergi makanan dan asma,” ujar dermatolog Grace N. S. Wardhana, Sp.KK, FINSDV, FAADV., di acara peluncuran Atopy and Skin Disease Center Erha Ultimate di Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Faktor risiko utama dermatitis atopik di antaranya pernah mengalami eksim, alergi, atau asma di masa lalu. Memiliki anggota keluarga dengan kondisi ini juga meningkatkan risiko orang mengembangkan dermatitis atopik.
Untuk diketahui, gejala dermatitis atopik dapat muncul di bagian tubuh mana saja dan sangat bervariasi pada setiap orang. Gejala yang mungkin muncul di antaranya kulit kering dan pecah-pecah, sensasi gatal, ruam pada kulit, bengkak dengan warna bervariasi tergantung warna kulit penderita, penebalan kulit hingga kulit sensitif akibat garukan.
Studi menyebut, dermatitis atopik sering dimulai sebelum usia 5 tahun dan dapat berlanjut hingga masa remaja dan dewasa. Bagi sebagian orang, eksim bisa kambuh dan kemudian hilang untuk sementara waktu, bahkan selama beberapa tahun.

Ilustrasi dermatitis atopik (dok. ist)
Grace menyampaikan, untuk mengatasi masalah kulit, perawatan yang diberikan mencakup produk skincare, obat yang diracik oleh dokter dan perawatan medis. Pengobatan biasanya dilakukan dengan mengurangi gejala yang dirasakan atau menghentikan infeksi yang terjadi.
Erha Ultimate Atopy and Skin Disease Center
Melihat tingginya kasus penyakit kulit di Indonesia dan masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penanganan penyakit kulit inilah yang mendorong lahirnya campaign #ListenToYourSkin oleh Erha Ultimate Atopy and Skin Disease Center.
Menurut Product and Brand Manager Atopy and Skin Disease Center, Arjuna Exaudi Sitorus, Atopy and Skin Disease Center merupakan lini yang fokus mengatasi permasalahan dermatitis atopik atau eksim untuk tiga kategori, yaitu Baby and Children Atopic Dermatitis (solusi aman untuk kulit sensitif anak), Adult Atopic Dermatitis (solusi cepat dan efektif untuk para orang dewasa yang selalu produktif), dan Geriatric Atopy Dermatitis (solusi untuk kulit sehat di usia emas) juga untuk para penyandang penyakit kulit psoriasis dan vitiligo.
“Atopy and Skin Disease Center juga dapat menangani permasalahan kulit seperti tumor kulit untuk penanganan menjinakkan sel kulit tumbuh dengan tepat,” ujar Arjuna di kesempatan sama.
Masalah lain yang dapat diatasi adalah wound healing untuk menghilangkan bekas luka agar tetap percaya diri, dan infeksi kulit sebagai solusi kulit sehat untuk semua jenis kulit yang terinfeksi bakteri, jamur, virus, maupun parasit.
Arjuna menambahkan, dengan inovasi tiada henti, serta dukungan penuh dari dermatolog dan alat medis canggih, selama 23 tahun Erha telah memberikan solusi lebih dari 1 juta kasus. (BS)