Berandasehat.id – Serangan siber/dunia maya terhadap kelompok rumah sakit AS telah memaksa penutupan perawatan darurat dan layanan kesehatan penting lainnya pada fasilitas yang berlokasi di setidaknya empat negara bagian, Jumat (4/8/2023) waktu setempat.

Prospect Medical Holdings, yang mengoperasikan 16 rumah sakit di California, Connecticut, Pennsylvania, dan Rhode Island, mengalami insiden keamanan data, kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan kepada AFP. “Setelah mengetahui hal ini, kami menjadikan sistem kami offline untuk melindunginya dan merilis penyelidikan dengan bantuan spesialis keamanan siber pihak ketiga,” ujarnya.

Kelompok Rumah Sakit Waterbury di Connecticut mengatakan pemadaman komputer mempengaruhi semua operasi rawat inap dan rawat jalan. Para staf menggunakan catatan kertas, sampai masalah ini diselesaikan.

Jaringan Kesehatan Connecticut Timur mengatakan pusat perawatan daruratnya ditutup, dan operasi elektif dibatalkan, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Juru bicara mengatakan, insiden itu tampaknya merupakan serangan ransomware, tetapi masih dalam penyelidikan.

Serangan ransomware biasanya mengakses sistem komputer yang rentan dan mengenkripsi atau mencuri data, sebelum mengirimkan catatan tebusan yang meminta pembayaran sebagai imbalan untuk mendekripsi data atau tidak merilisnya ke publik.

Kelompok perawatan kesehatan sering menjadi sasaran.

“Sementara penyelidikan berlanjut, kami fokus untuk memenuhi kebutuhan mendesak pasien saat kami bekerja dengan kesungguhan untuk kembali ke operasi normal secepat mungkin,” bunyi pernyataan itu. (BS)