Berandasehat.id – Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan siap mengirim misi baru para ahli ke Tiongkok/Cina untuk menyelidiki asal usul COVID-19.

“Kami menekan Tiongkok untuk memberikan akses penuh, dan kami meminta negara-negara untuk membahasnya dalam pertemuan bilateral mereka (untuk mendesak Beijing) agar bekerja sama,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada Financial Times (17/9/2023).

Tedros mengatakan WHO telah menulis surat ke Tiongkok meminta  akses untuk memberikan informasi dan agar organisasi tersebut mengirim tim jika Tiongkok mengizinkan WHO melakukan hal tersebut.

Komunitas internasional belum dapat menentukan dengan pasti asal muasal pandemi COVID. Kasus pertama yang terdeteksi pada akhir tahun 2019 di Wuhan, Tiongkok, menunjukkan dua teori yang berlawanan: pelarian/kebocoran dari laboratorium di kota tempat virus tersebut dipelajari atau hewan perantara yang menginfeksi manusia di pasar lokal.

Sebuah tim spesialis yang dipimpin oleh WHO dan didampingi oleh kolega Tiongkok telah menyelidiki negara itu pada awal tahun 2021. Dalam laporan bersama, mereka mendukung hipotesis bahwa virus tersebut ditularkan melalui hewan perantara dari kelelawar ke manusia, mungkin di pasar.

Ilustrasi virus corona (dok. ist)

Tedros mengatakan setelah itu semua opsi tetap terbuka.

Belum ada tim yang bisa kembali ke Cina dan pejabat WHO berulang kali meminta data tambahan.

Tedros telah berulang kali mengatakan WHO tidak akan meninggalkan penyelidikannya dan meminta Beijing untuk transparan dalam berbagi data, melakukan penyelidikan, dan membagikan hasilnya.

WHO menaikkan tingkat kewaspadaan tertinggi yang ditetapkan untuk pandemi ini pada awal tahun ini. Berkat vaksin, kekebalan pasca-infeksi, dan pengobatan yang lebih baik, virus ini kini lebih terkendali, meskipun dengan datangnya musim gugur di Belahan Bumi Utara, varian-varian baru pun bermunculan, demikian laporan AFP. (BS)