Berandasehat.id – Mengonsumsi wasabi dapat membantu meningkatkan retensi memori jangka panjang dan pendek pada orang dewasa yang lebih tua, demikian temuan tim spesialis penelitian kesehatan kognitif dan penuaan yang berafiliasi dengan sejumlah besar institusi di Jepang.
Terkait studi itu, kelompok tersebut memberikan satu kelompok relawan dewasa yang lebih tua tablet wasabi setiap hari dan kelompok lainnya plasebo (sebagai kontrol) setiap hari selama tiga bulan.
Wasabi adalah sejenis tanaman yang tumbuh di Jepang dan Timur Jauh Rusia. Tanaman ini memiliki rimpang berwarna hijau yang oleh sebagian orang disamakan dengan lobak pedas. Rimpangnya biasa digunakan baik sebagai bahan makanan maupun sebagai bumbu.
Secara historis, wasabi juga dianggap sebagai jenis rempah yang menyehatkan karena diketahui membantu mengurangi peradangan di berbagai bagian tubuh. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa manfaat antiperadangan pada wasabi berasal dari 6 methylsulfinyl hexyl isothiocyanate (6-MSITC), yang juga telah terbukti memiliki sifat antioksidan.
Baru-baru ini, wasabi dikabarkan dapat membantu kemampuan kognitif karena efeknya yang menenangkan pada otak. Oleh karena itu, wasabi dijual sebagai suplemen di banyak toko makanan kesehatan. Dalam studi baru ini, tim peneliti melakukan eksperimen untuk mengetahui apakah klaim tersebut benar.

Tim tersebut meminta 72 sukarelawan Jepang berusia antara 60 dan 80 tahun untuk mengonsumsi tablet wasabi (mengandung 0,8 miligram 6-MSITC) atau tablet plasebo setiap malam sebelum tidur selama 12 minggu. Para peneliti menyaring orang-orang yang diketahui memiliki penyakit, gangguan mental, masalah ingatan, dan mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu atau peminum berat. Setiap relawan juga diminta mengikuti tes kognitif dan memori sebelum dan sesudah masa tes.
Hasil tes menunjukkan bahwa relawan yang mengonsumsi tablet wasabi menunjukkan peningkatan memori jangka panjang dan pendek, namun tidak mengalami perubahan dalam kemampuan kognitif. Para peneliti juga menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi tablet wasabi memiliki hasil yang lebih baik dalam tes asosiasi, seperti menghubungkan nama dengan wajah, yang menurut penelitian sebelumnya merupakan masalah umum pada orang dewasa yang menua.
Namun para sukarelawan yang diberi plasebo tidak menunjukkan peningkatan memori atau kognitif.
Studi tersebut telah dipublikasikan di jurnal Nutrients. (BS)