Berandasehat.id – Asinan kubis (sauerkraut) kerap diterjemahkan dalam bahasa Inggris menjadi ‘kubis asam’. Kata ini digunakan untuk menggambarkan bentuk sayuran yang difermentasi secara alami yang menjadi makanan tradisional Jerman.

Proses fermentasi mencegah pertumbuhan bakteri pada kubis, sehingga asinan kubis tetap segar lebih lama dibandingkan kubis yang tidak difermentasi.

Sauerkraut memiliki bau yang menyengat dan rasa asam yang kuat. Asinan kubis biasanya digunakan sebagai bumbu untuk menambah rasa unik pada makanan, tapi bisa juga dimakan sebagai lauk atau camilan sehat.

Asinan kubis ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang diharapkan dari sayuran berdaun hijau pada umumnya. Namun, proses fermentasi menambah manfaat kesehatan yang unik pada asinan kubis.

Ilustrasi asinan kubis/sauerkraut (dok. ist)

Mari kita lihat manfaat menambahkan makanan ini ke dalam pola makan dirangkim dari laman WebMD:

1. Memperbaiki pencernaan

Satu porsi asinan kubis mengandung dua gram serat – nutrisi yang dikenal dapat membantu pencernaan. Bagi penderita sembelit, serat meningkatkan berat dan ukuran tinja serta melunakkannya sehingga lebih mudah dikeluarkan. Bagi penderita diare, serat dapat menyerap kelebihan air dan mengeraskan tinja.

Namun, bukan hanya kandungan serat asinan kubis yang membuat makanan ini baik untuk pencernaan. Sauerkraut juga mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus. Kombinasi ini menjadikan asinan kubis sebagai makanan yang sangat baik untuk membantu pencernaan.

2. Bantu turun berat badan

Obesitas telah menjadi masalah global. Kegemukan mempengaruhi lebih dari 40% orang dewasa Amerika dan berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, masalah pencernaan, dan diabetes tipe 2. Ada beberapa alasan mengapa asinan kubis dapat membantu menurunkan berat badan. Salah satunya, asinan kubis rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu kita merasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah makanan yang kita konsumsi dalam sehari tanpa membuat kelaparan.

Selain itu, probiotik dalam asinan kubis juga dapat menurunkan penyerapan lemak. Studi-studi ini masih dalam tahap awal dan hasilnya belum dapat direplikasi pada manusia. Namun, penelitian awal ini cukup menjanjikan dan menunjukkan bahwa probiotik adalah kunci penurunan berat badan.

Kandungan gizi sauerkraut

Asinan kubis merupakan sumber beberapa nutrisi penting, antara lain vitamin C, vitamin K1, besi, folat, mangan, tembaga, dan kalium.

Setengah cangkir asinan kubis kalengan mengandung kalori 16, lemak 0 gram, kolesterol 0 miligram, natrium 219 miligram, karbohidrat 3 gram, serat 2 gram, gula 1 gram, protein 1 gram.

Karena rendah kalori dan lemak, kita mungkin tergoda untuk mengonsumsi asinan kubis, terutama jika mencoba menurunkan berat badan. Namun, seperti kebanyakan makanan, moderasi adalah kunci untuk menjadikan asinan kubis sebagai bagian dari diet sehat.

Sauerkraut mengandung sodium (garam), dalam satu porsi mengandung 9% dari tunjangan harian yang direkomendasikan. Sebagian besar pola makan modern sudah padat garam sehingga perlu bijak dalam konsumsi asinan kubis. Terlalu banyak garam dalam makanan bisa menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan gagal jantung kongestif.

Untuk mencegah masalah ini, batasi diri hanya dengan satu porsi asinan kubis per hari dan hindari makanan olahan untuk menjaga kadar garam tetap rendah. (BS)