Berandasehat.id – Pada buah-buahan dan sayur-sayuran, warna ungu kerap menjadi tanda adanya nutrisi yang disebut antosianin. Seperti fitonutrien lainnya, tubuh manusia tidak membutuhkannya untuk bekerja, melainkan membantu melindungi sel-sel dari kerusakan yang dapat menyebabkan penyakit.
Ada beragam buah dan sayur berwarna ungu dengan kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Berikut daftarnya dirangkum dari laman WebMD:
Plum
Plum adalah salah satu makanan ungu pertama yang mudah dikenali. Semakin banyak warna pada buah, semakin banyak pula antosianinnya. Kulit plum bisa mengandung antioksidan 20 kali lipat dibandingkan daging di dalamnya.
Buah beri
Meskipun antosianin dikaitkan dengan warna ungu, pigmennya bisa berkisar dari merah hingga biru. Blueberry, blackberry, stroberi, bilberry, blackcurrant, dan mulberry semuanya memiliki khasiat serupa. Buah golongan ini dapat meningkatkan kekuatan otak dan suasana hati, menurut penelitian terhadap anak-anak dan orang dewasa. Para ilmuwan berpendapat antosianin membantu sel-sel otak ‘berbicara’ satu sama lain.
Kentang
Cobalah yang kulit dan dagingnya berwarna ungu. Selain antosianin, kentang juga memiliki antioksidan 2-3 kali lipat dari total antioksidan kentang putih pada umumnya, yang kaya akan potasium, magnesium, vitamin C, dan serat.
Ceri merah
Antosianin yang memberi warna gelap pada buah ceri dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga pembuluh darah tetap sehat dan lembut. Nutrisi itu tampaknya membantu mengatasi masalah persendian seperti osteoartritis dan asam urat, suatu kondisi menyakitkan dimana kristal berkumpul di kaki atau pergelangan kaki. Selain itu, ceri kaya akan nutrisi yang dapat membantu mencegah kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

Anggur
Antosianin dalam buah anggur dapat berubah dari merah menjadi hitam. Permata berair ini dikenal mengandung resveratrol, yang mendapat banyak perhatian karena menjadi bagian dari sekelompok nutrisi yang bekerja sama untuk membantu melindungi sel-sel dari kerusakan yang dapat menyebabkan penyakit.
Bunga kol
Hanya satu gen yang memerintahkan kembang kol untuk mengumpulkan lebih banyak antosianin ke dalam jaringannya, mengubah sayuran yang biasanya berwarna putih menjadi ungu. Bunga kol kaya fitonutrien, vitamin C, dan mineral. Kukus, tumis, atau microwave — atau makan mentah — untuk mempertahankan sebagian besar nutrisinya.
Wortel ungu
Temukan di pasar petani atau restoran kuliner setempat. Kita akan mendapatkan tambahan antosianin serta beta karoten dan karotenoid lain yang ditemukan dalam wortel oranye yang dapat membantu menghentikan kanker dan meningkatkan sistem kekebalan.
Kubis merah
Tubuh akan lebih mudah menggunakan antosianin saat kita memasaknya. Dan saat memfermentasi kubis untuk membuat asinan kubis atau kimchi, kita akan mendapatkan probiotik alami yang memberi nutrisi pada bakteri di usus, yakni mikrobioma, yang akan membantu melawan kuman, menyerap nutrisi, mencerna makanan, dan bahkan mengendalikan kecemasan.
Bit
Warnanya berasal dari antioksidan berbeda yang disebut betalains. Kita juga akan menemukan pigmen merah dan kuning ini pada batang lobak dan rhubarb, serta beberapa jamur dan jamur. Antosianin lebih mudah terurai saat kita memasaknya. Bit akan menambah rasa manis dan warna merah keunguan yang indah pada smoothie. Selain itu, sayuran ini baik untuk jantung, otak, dan kendalikan gula darah. (BS)