Berandasehat.id – Kalau diminta main tebak-tebakan, benda apa yang paling banyak kumannya: Toilet atau keyboard komputer? Mungkin jawaban cepat adalah toilet. Tapi apakah benar demikian? Berbicara tentang benda yang paling banyak kumannya, studi menemukan keyboard komputer mungkin mengandung lebih banyak bakteri daripada dudukan toilet.
Konsentrasi dan variasi bakteri pada permukaan keyboard itu mengganggu, menurut Josh Gordon, yang berspesialisasi dalam bidang kesehatan dan dunia digital di Geonode, sebuah layanan manajemen data online. “Kita berbicara tentang E. coli, staphylococcus, streptococcus, dan masih banyak lagi,” tuturnya.
Gordon menjelaskan, kehangatan jari-jari kita di keyboard, bersama dengan segala sesuatu mulai dari sel kulit hingga remah-remah makanan, menciptakan tempat berkembang biak yang subur bagi bakteri berbahaya. “Kebersihan keyboard bukan lagi sebuah hal yang perlu diperhatikan, namun harus dilakukan,” katanya. “Ini tentang secara sadar menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan sehat bagi kita semua.”
Keyboard bukan satu-satunya sarang kuman
Namun keyboard bukanlah asal muasal masalah ini. Mikroorganisme berbahaya – seperti bakteri, virus, dan jamur – telah ada sejak awal umat manusia. Dan penyakit ini bisa mematikan: Sebuah penelitian memperkirakan bahwa hampir 8 juta kematian global pada tahun 2019 disebabkan oleh bakteri patogen yang umum.
Dana Hawkinson, MD, direktur medis Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Sistem Kesehatan Universitas Kansas, menyebut mikroorganisme ini sebagai musuh kuat yang dapat hidup hampir di mana saja. Benda-benda tersebut ada di berbagai permukaan yang kita sentuh terus-menerus sepanjang hari – seperti gagang pintu, ATM, meja dapur, dan transportasi umum.

“[Yang tidak jelas adalah] berapa jumlah sebenarnya penyakit yang berasal dari sumber-sumber tersebut dibandingkan dengan bakteri yang ditemukan di dalam tubuh kita,” tutur Hawkinson. “Hanya menyentuh atau melakukan kontak dengan bakteri tidak secara otomatis menyebabkan penyakit bagi sebagian besar orang. Kulit kita memberikan penghalang yang sangat baik terhadap penyakit invasif dari bakteri ini.”
Profesi tertentu memiliki risiko tinggi terpapar kuman
Orang-orang dengan profesi tertentu yang sering menggunakan perangkat teknologi memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi bakteri. Perawat, misalnya, menggunakan keyboard komputer secara terus-menerus untuk memasukkan data pasien selama giliran kerja mereka yang biasanya berlangsung selama 12 jam.
Banyak perawat yang memahami betapa banyak mikroorganisme yang dapat hinggap di keyboard mereka saat bekerja di meja mereka, kata Esther Karioki, RN, yang mengelola panti jompo di Kansas. “Kebanyakan [perawat] akan datang dan membersihkan ruang perawat, mengelap meja sebelum mereka meletakkan dompet mereka di sana,” katanya. “Tetapi, tentu saja, mereka berpindah dari komputer itu dan orang lain datang dan menggunakan komputer itu. Kebersihan tangan setiap orang tidak sama.”
Seringnya penggunaan disinfektan kimia pada perangkat keras, seperti komputer, kerap tidak disarankan karena berpotensi menyebabkan kerusakan pada perangkat. “Menggunakan penutup keyboard – terbuat dari plastik atau silikon – adalah cara terbaik bagi perawat untuk membersihkan dan mendisinfeksi stasiun komputer mereka tanpa terus-menerus merusak perangkat mereka,” kata Karioki.
Hindari makan di depan komputer
Tip keamanan lainnya dari Gordon: Hindari makan di depan komputer. Partikel makanan yang terjatuh di sela-sela tombol komputer dapat menimbulkan bakteri. Selain itu, sering-seringlah membersihkan keyboard. Gunakan kemoceng bertekanan udara untuk menghilangkan debu dan kotoran. Kemudian, gunakan tisu desinfektan untuk membersihkan pekerjaan tersebut.
Selain menjaga rumah dan ruang kerja tetap rapi, mempraktikkan kebersihan tangan yang baik adalah salah satu cara terbaik untuk menurunkan risiko penyakit akibat bakteri berbahaya, kata Hawkinson. “Hal ini termasuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol,” ujarnya.
Menjaga kebersihan tangan setelah menggunakan toilet, sebelum makan, setelah berada di tempat umum seperti gym atau toko, di mana kita mungkin pernah menyentuh permukaan yang sering disentuh, dan waktu-waktu lain sepanjang hari adalah cara terbaik untuk menjaga kita tetap sehat. Ingat juga untuk menghindari memasukkan tangan ke mata, hidung, dan mulut, karena ini bisa menjadi pintu masuk utama ke dalam tubuh kita, terutama virus pernapasan, demikian dikutip dari laman WebMD. (BS)