Berandasehat.id – Studi terbaru menemukan olahraga umum sama kuatnya dengan terapi dalam mengobati depresi. Studi yang dipresentasikan di The BMJ mengungkap bahwa jalan kaki, yoga, jogging, dan latihan kekuatan adalah latihan yang paling efektif, terutama jika dilakukan secara intens.
Depresi adalah penyebab utama kecacatan di seluruh dunia. Masalah kesehatan mental ini menurunkan kepuasan hidup lebih dari utang, perceraian, dan diabetes. Depresi juga memperburuk penyakit seperti penyakit jantung, kecemasan, dan kanker.
“Bentuk olahraga ini dapat dipertimbangkan bersamaan dengan psikoterapi dan antidepresan sebagai pengobatan utama untuk depresi,” kata peneliti.
Banyak penderita depresi merespons dengan baik terhadap obat-obatan dan psikoterapi. Namun, beberapa orang mengalami depresi yang resisten terhadap pengobatan atau memiliki akses terbatas terhadap obat-obatan. Data menyebut, sekitar separuh orang yang mengalami depresi masih mencari pengobatan.

Para peneliti menganalisis data dari 218 penelitian tentang depresi dan olahraga yang melibatkan sekitar 14.000 orang.
Meskipun ada risiko bias dalam penelitian ini, manfaat olahraga bagi seluruh tubuh, dipadukan dengan data yang menunjukkan bahwa olahraga membantu mengatasi depresi, menjadikannya pilihan pengobatan yang kuat, kata Michael Noetel dari University of Queensland di Australia, yang memimpin studi tersebut, dikutip CNN.
“Penelitian sebelumnya telah membuat pernyataan serupa tentang manfaat olahraga,” kata Adam Chekroud dari Yale School of Medicine, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
Chekroud mengatakan olahraga adalah pendekatan yang baik untuk mengobati depresi, bersama dengan pilihan lain, termasuk terapi dan pengobatan.
“Tidak satu pun dari perawatan ini yang memberikan solusi terbaik. Namun, mengingat betapa melemahkannya depresi, hampir semua pasien harus ditawari olahraga dan terapi,” Noetel menambahkan. (BS)