Berandasehat.id – Sejumlah masalah kesehatan menuntut kunjungan rutin ke klinik/rumah sakit, tetapi yang lain memerlukan pendekatan yang sama sekali berbeda, misalnya dengan terapi air dingin, sebuah pendekatan terapi kesehatan yang kian populer di kalangan pendukung kesehatan.

Terapi air dingin, yang juga dikenal sebagai terapi perendaman dingin atau hidroterapi, melibatkan terjun bebas ke dalam air yang suhunya tidak lebih tinggi dari 15 derajat Celcius.

Terapi ini dapat membantu mereka yang berjuang melawan stres, depresi, dan kekurangan energi.

Meskipun bersentuhan dengan air dingin dapat menyebabkan serangan panik pada awalnya, tubuh segera menyesuaikan diri dengannya.

Terapi air dingin (dok. ist)

Sebuah laporan yang diterbitkan di New York Times menunjukkan bahwa terapi ini membantu dengan mengubah kimia otak. Metode ini memanfaatkan zat kimia bahagia dopamin otak dan mengurangi kadar kortisol (hormon stres), yang meredakan stres.

Manfaat terapi air dingin

Ada sejumlah manfaat kesehatan yang diyakini dapat dicapai dengan terapi air dingin, yakni:

Mengurangi peradangan

Terapi air dingin telah terbukti mengurangi peradangan dalam tubuh, yang membalikkan segala jenis rasa sakit dan menenangkan otot. Hal ini karena kejutan dingin menurunkan kadar interleukin 1 beta (IL-1β), molekul pemberi sinyal yang memicu peradangan.

Meningkatkan sirkulasi

Teknik terapi air dingin meningkatkan sirkulasi darah dengan menyempitkan pembuluh darah dan mengeluarkan limbah metabolisme, sehingga memasok jaringan otot dengan darah segar yang kaya oksigen.

Mendorong energi

Terjun ke air dingin dapat menyebabkan pelepasan adrenalin, yang meningkatkan kadar energi. Hal ini juga meningkatkan kejernihan dan fokus mental serta membantu mengatasi kelelahan.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Plos One menunjukkan bahwa air dingin memiliki dampak positif pada kekebalan tubuh. Paparan air dingin memberikan kekebalan tubuh yang lebih baik daripada yang lain.

Namun demikian ada beberapa risiko yang terkait dengan paparan air dingin, termasuk hipotermia, aritmia, dan serangan jantung. Oleh karena itu, penting untuk menjaga sesi perendaman dalam air dingin ini dalam waktu singkat dan mengikuti panduan medis yang tepat sebelum memilihnya.

Mandi air dingin tidak boleh lebih dari 15 menit, saran John Gallucci, koordinator medis untuk Major League Soccer, dikutip Everyday Health. (BS)