Berandasehat.id – Setiap tahun lebih dari 3000 anak di bawah usia enam bulan meninggal karena posisi tidur yang tidak aman hanya di Amerika Serikat saja.
Beragam penyebab kematian terkait tidur ini seperti yang disebabkan oleh tercekik atau sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), yang dapat dicegah melalui praktik tidur yang aman.
SIDS, juga dikenal sebagai kematian di tempat tidur bayi, adalah kematian bayi yang sehat secara tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan. Meskipun penyebab pastinya masih belum diketahui, penelitian menunjukkan risiko yang lebih tinggi untuk bayi dengan masalah otak yang mempengaruhi pernapasan dan bangun dari tidur.
Kondisi tidur yang tidak aman, seperti posisi tidur yang salah (tengkurap atau menyamping), permukaan yang lembut, berbagi tempat tidur, atau kepanasan, semakin meningkatkan risiko SIDS.
Sebuah studi baru-baru ini menyelidiki posisi tidur pada bayi AS di empat kelompok usia selama tujuh tahun. Para peneliti menemukan bahwa 12% bayi AS berusia empat bulan ditidurkan dalam posisi miring atau tengkurap.
Selain itu, seperlima ibu terus menggunakan posisi tidur yang tidak aman ini dalam enam bulan pertama usia bayi.
Angka tersebut meningkat menjadi 19% pada bayi berusia 9 bulan dan 23% pada bayi berusia 1 tahun.

“Kami menemukan bahwa prevalensi keseluruhan tidak tidur terlentang selama masa bayi tetap stabil selama periode studi 7 tahun, yang menunjukkan tidak ada perubahan dalam perilaku orang tua terhadap kebersihan tidur bayi mereka,” tulis para peneliti dalam studi yang dipublikasikan di Jama Network Open.
Intervensi berbasis bukti yang mempromosikan praktik tidur yang aman – khususnya di antara kelompok usia yang lebih muda di mana SIDS lebih umum – dapat membantu mengurangi angka kematian bayi terkait tidur.
Posisi teraman untuk menidurkan bayi
Menidurkan bayi dalam posisi telentang adalah pilihan teraman untuk mengurangi risiko kematian terkait tidur seperti SIDS. Posisi ini membantu menjaga saluran napas tetap terbuka, sehingga secara signifikan menurunkan kemungkinan mati lemas.
Tempatkan bayi telentang saat tidur di tempat tidurnya sendiri tanpa orang lain. Gunakan boks bayi, keranjang bayi, atau taman bermain portabel dengan kasur yang keras dan datar serta seprai yang pas. Hindari tidur di sofa atau kursi berlengan atau di perangkat tempat duduk, seperti ayunan atau kursi pengaman mobil (kecuali saat berkendara di dalam mobil), menurut pedoman American Academy of Pediatrics.
Penting juga untuk menyingkirkan selimut, bantal, atau mainan yang longgar dari boks bayi untuk mencegah mereka tercekik secara tidak sengaja. (BS)