Berandasehat.id – Terong atau terung menjadi sayuran yang kerap diabaikan. Sejumlah orang, khususnya pria, bahkan menghindari sayuran ini karena dianggap mengurangi kejantanan. Padahal, banyak manfaat kesehatan yang bisa dipetik dari terong.

Terong umumnya berwarna ungu tua (ada juga yang berwarna hijau muda) dalam famili Solanaceae (satu keluarga dengan tomat, kentang, dan paprika).

Terong memiliki rasa yang agak pahit dan tekstur seperti spons. Biasanya berbentuk oval, tetapi varietas Asia dari Tiongkok dan Jepang panjang dan tipis. Selain itu, ada terong putih hias kecil yang juga dapat dimakan, serta varietas hijau dan oranye.

Sayuran terong memiliki manfaat kesehatan sehingga disarankan untuk mengonsumsinya. Berikut manfaat kesehatan terong dirangkum dari laman WebMD:

Pencegahan kanker

Kulit terong ungu tua mengandung nasunin, antioksidan unik yang menurut para ahli dapat mengawetkan dan melindungi membran sel. Penelitian awal menunjukkan bahwa ia dapat melindungi lemak dalam membran, yang bertanggung jawab untuk melindungi sel dari radikal bebas yang berbahaya.

Tanaman terong ungu (dok. ist)

Radikal bebas adalah molekul dalam tubuh yang memiliki elektron yang tidak berpasangan, sehingga berpotensi tidak stabil dan karenanya berbahaya. Tubuh secara alami menghasilkan beberapa radikal bebas, tetapi radikal bebas juga dapat berasal dari sumber eksternal seperti radiasi, asap rokok, atau bahan kimia industri tertentu.

Dua penyakit paling umum yang menurut para ahli disebabkan oleh radikal bebas adalah kanker dan aterosklerosis (penumpukan plak lemak di arteri yang menyebabkan penyakit jantung).

Selain antioksidan nasunin yang berpotensi melawan kanker, terong memiliki antioksidan lain yang dapat membantu menangkal kerusakan akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker dan penyakit lainnya. Asam klorogenat, yang juga ditemukan dalam terong, adalah antioksidan yang tidak hanya membantu mencegah kanker tetapi juga antibakteri dan antivirus.

Turunkan kadar kolesterol

Asam klorogenat juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (‘kolesterol jahat). Kadar kolesterol LDL yang tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Antioksidan nasunin juga membantu menurunkan jumlah zat besi dalam darah, jika jumlahnya terlalu banyak. Banyaknya zat besi merupakan faktor risiko penyakit jantung, terutama pada pria dan orang dengan rahim yang tidak mengalami menstruasi.

Kalori rendah baik untuk turun berat badan

Terong merupakan pilihan yang baik bagi yang mencari makanan rendah kalori. Terong memiliki sedikit kalori dan tinggi serat. Karena sayuran ini memiliki tekstur seperti spons dan sifat penyerap, beberapa hidangan terong menggunakannya sebagai alternatif rendah kalori untuk bahan-bahan seperti daging atau roti. Satu cangkir terong hanya memiliki 35 kalori.

Tinggi serat, terong sangat bagus untuk diet yang menyehatkan jantung. Diet tinggi serat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. (BS)