Berandasehat.id – Menurut data Survei Kesehatan Indonesia 2023, tingkat prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai 0,85% di tahun 2023.

Prevalensi penyakit jantung dihitung berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk semua umur.

Jawa Barat menempati posisi keempat dengan prevalensi 1,18%, setelah Yogyakarta (1,67%), Papua Tengah (1,65%), dan Jakarta (1,56%).

Sementara prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah tahun 2023 adalah 30,8%.

Urutan tiga provinsi dengan prevalensi hipertensi tertinggi adalah Kalimantan Tengah (40,7%), Kalimantan Selatan (35,8%), dan Jawa Barat (34,4%).

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH) menyatakan bahwa masyarakat Asia lebih rentan terhadap hipertensi dibandingkan ras lain.

Faktor utama adalah sensitivitas genetik terhadap garam, yang berkaitan dengan pola makan tradisional yang sering mengandung makanan asin, seperti kimchi dan ikan asin.

Untuk mengurangi risiko hipertensi, disarankan untuk memantau tekanan darah di rumah, membatasi asupan garam, dan menjalani gaya hidup sehat.

Makanan fermentasi  khas Korea kimchi (dok. ist)

Langkah sederhana seperti mengukur tekanan darah secara rutin dapat membantu menurunkan risiko hipertensi, stroke, dan berbagai penyakit kardiovaskular lainnya.

Praktisi kesehatan Dr. Ivan Kunardi menyarankan agar masyarakat memilih alat ukur tensi yang tersertifikasi dan akurat. “Hasil yang akurat dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini dan memastikan pengobatan yang tepat untuk mencegah kondisi serius di masa depan,” tandasnya.

Omron Experience Center

Berangkat dari data yang meresahkan terkait penyakit jantung dan hipertensi, Omron Healthcare Indonesia meresmikan pembukaan Experience Center di Bandung, Jawa Barat, berkolaborasi dengan MitraCare.

Hadirnya Experience Center diharapkan dapat meningkatkan jangkauan perangkat kesehatan, serta menjawab tingginya minat masyarakat terhadap alat tensi digital.

“Omron  Experience Center melengkapi upaya kami dalam menyediakan alat kesehatan yang mendukung kesehatan jantung dan kesehatan masyarakat Indonesia keseluruhan. Produk Omron seperti alat tensi digital, telah menjadi andalan para dokter dan tenaga medis untuk pengelolaan hipertensi ang efektif,” ujar Tomoaki Watanabe, Direktur Omron Healthcare Indonesia.

Perusahaan alat kesehatan asal Jepang ini terus mempromosikan pentingnya monitoring tekanan darah dan EKG di rumah untuk membantu menurunkan prevalensi penyakit kardiovaskular dan penyakit lainnya di Indonesia.

Di Omron Experience Center, pelanggan dapat mencoba produk secara langsung, mulai dari alat tensi digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, perangkat pain management dan termometer digital.

Selain bisa menservis produk Omron dengan lebih cepat, pelanggan juga bisa mendapatkan layanan validasi untuk alat tensi digital menggunakan Omron Digital Tester.

Center ini juga menyediakan layanan pra dan purnajual untuk perangkat kesehatan. (BS)