Berandasehat.id – Banyak orang yang mencoba menurunkan berat badan mungkin menghadapi tahap yang membuat frustrasi ketika angka pada timbangan tetap tidak berubah meskipun telah melakukan defisit kalori dan mengikuti rutinitas olahraga yang disiplin.
Ahli gizi kini mengungkap faktor yang kurang dikenal, yang mungkin menghambat kemajuan menuju tujuan penurunan berat badan.
Menurut Abram Anderson, seorang pelatih kesehatan hormonal dan ahli gizi yang mengkhususkan diri dalam kesehatan wanita dari Greater Milwaukee, Wisconsin, masalah sebenarnya mungkin tidak terletak pada pola makam atau olahraga yang twlah dijalankan, melainkan pada gerakan usus.
Anderson menyebut sembelit, masalah pencernaan yang umum tetapi sering diabaikan, bisa jadi merupakan penyebab tersembunyi berat badan sulit turun.
“Bagi wanita yang mengalami sembelit, Anda tidak akan dapat menurunkan berat badan bahkan dalam defisit kalori, karena sembelit tersebut menyebabkan peradangan,” terang Anderson dalam sebuah video Instagram.
Anderson tidak hanya menjelaskan masalahnya, ia juga menawarkan strategi praktis untuk meredakan sembelit dan berpotensi menembus stagnasi penurunan berat badan.

Solusi yang direkomendasikannya sederhana, efektif, dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam kebiasaan makan sehari-hari, di antaranya mengonsumsi lebih banyak buah utuh.
Salah satu rekomendasi utama Anderson adalah memasukkan lebih banyak buah utuh seperti apel, anggur, dan beri ke dalam makanan sehari-hari. Buah-buahan ini kaya serat dan memiliki sifat prebiotik, yang berarti membantu memelihara bakteri baik di usus.
“Hal-hal ini memiliki manfaat prebiotik dan jika mencampurnya dengan air, itu dapat membantu membersihkan usus,” katanya.
Prebiotik adalah jenis serat makanan yang memberi makan bakteri baik di saluran pencernaan, yang mendorong mikrobioma usus yang sehat. Lingkungan usus yang seimbang tidak hanya mendukung pencernaan tetapi juga membantu mengatur pergerakan usus.
Tips lain yang direkomendasikan Anderson adalah minum jus plum hangat. Bagi mereka yang sedang bepergian, ia menyarankan untuk membeli jus prem murni 100%, menghangatkannya sedikit, dan minum secangkir.
Jika tidak ada pergerakan usus (keinginan buang air besar) dalam waktu satu jam, ia menyarankan untuk mengulangi prosesnya. “Itu salah satu cara yang pasti untuk mengeluarkannya,” katanya.
Plum dikenal karena efek pencahar alaminya, terutama karena mengandung sorbitol, sejenis gula alkohol yang menarik air ke dalam usus, melunakkan tinja, dan meningkatkan keteraturan.
Plum juga kaya serat makanan dan antioksidan, menjadikannya makanan yang ramah bagi usus dengan manfaat kesehatan tambahan.
Langkah lainnua adalah konsumsi kimchi. “Cara terbaik bagi wanita untuk buang air besar secara rutin untuk menghilangkan peradangan dan membakar lemak tubuh dengan lebih mudah adalah dengan mengonsumsi setidaknya dua sendok makan makanan prebiotik dan probiotik. Makanan favorit saya adalah kimchi,” kata Anderson.
Hidangan sayuran fermentasi tradisional Korea ini kaya probiotik yang membantu menyeimbangkan bakteri usus dan meningkatkan pencernaan.
Kandungan seratnya yang tinggi juga mendukung pergerakan usus yang teratur, sementara sifat antioksidan dan antiperadangannya berkontribusi pada kesehatan metabolisme dan kekebalan tubuh yang lebih baik. (BS)