Berandasehat.id – Osteoartritis (OA) merupakan jenis radang sendi yang paling umum, ditandai dengan nyeri kronis dan keterbatasan gerak, terutama pada sendi lutut. Kondisi ini berkembang seiring bertambahnya usia dan umumnya muncul setelah usia 40 tahun.
Di Indonesia, prevalensi penyakit sendi mencapai 7,3%, OA tercatat paling dominan. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, OA tidak hanya ditemukan pada lansia, tetapi juga mulai dialami kelompok usia yang lebih muda, yakni 1,3% pada usia 15–24 tahun, meningkat menjadi 18,9% pada usia 75 tahun ke atas.
Penanganan OA memerlukan pendekatan menyeluruh, mulai dari pengobatan medis, terapi tanpa obat hingga tindakan operasi bila dibutuhkan. Selain itu, dokter juga menyarankan perubahan gaya hidup, seperti menjaga berat badan ideal, rutin olahraga ringan seperti berenang atau bersepeda, serta memperbaiki postur tubuh untuk mengelola OA.
Obat pereda nyeri seperti antiinflamasi non-steroid (NSAID) biasanya diresepkan dokter untuk membantu mengontrol OA, namun penggunaannya dalam jangka panjang juga memiliki risiko, seperti masalah pada ginjal, hati, dan saluran pencernaan.

Menjawab kebutuhan ini, OMRON Healthcare Indonesia secara resmi memperkenalkan OMRON Knee TENS HV-F710, perangkat terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) nirkabel yang dirancang khusus untuk meredakan nyeri lutut akibat OA dan gangguan muskuloskeletal lainnya.
“Inovasi ini menegaskan komitmen OMRON dalam menyediakan solusi tanpa obat secara aman, dan efektif untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia,” kata Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe.
Dia menambahkan, peluncuran OMRON Knee TENS HV-F710 menjadi langkah nyata perusahaan Jepang itu untuk mendukung visi global ‘Going for Zero’, yakni nol batasan dalam menjalani aktivitas sehari-hari akibat masalah kesehatan.
Alternatif aman untuk terapi di rumah
Kesempatan sama, Marketing Manager OMRON Healthcare Indonesia, Fanny Himawan menyampaikan, OMRON Knee TENS HV-F710 bukan sekadar perangkat medis, melainkan solusi yang memungkinkan lansia dan individu aktif tetap menjalani rutinitas harian dengan nyaman.
“Bagi lansia yang kerap mengalami kekakuan sendi, pembengkakan, dan nyeri berkepanjangan, menjaga kemandirian dalam aktivitas sehari-hari bukanlah hal mudah. Obat pereda nyeri kalau digunakan dalam jangka panjang berisiko bagi kesehatan. OMRON Knee TENS HV-F710 hadir sebagai alternatif yang aman, non-invasif, dan dapat digunakan secara mandiri di rumah,” ujar Fanny.
OMRON Knee TENS HV-F710 merupakan perangkat TENS pertama dari OMRON yang dirancang khusus untuk lutut. Dengan desain ergonomis dan sepenuhnya nirkabel, perangkat ini memungkinkan pengguna menjalani terapi mandiri di rumah tanpa bantuan tenaga medis.
TENS bekerja dengan menghambat sinyal nyeri ke otak, melancarkan sirkulasi darah, dan merelaksasi otot, sehingga dapat diintegrasikan dengan mudah dalam rutinitas harian untuk meredakan nyeri secara berkelanjutan.
Intensitas terapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, dan desain wearable-nya memastikan kenyamanan baik saat beristirahat maupun beraktivitas ringan.

Solusi ini juga ideal bagi atlet dan pencinta olahraga yang membutuhkan pemulihan cepat tanpa efek samping dari obat-obatan. Cara pemakaiannya juga mudah, cukup dipakai di area lutut kanan atau kiri selama 30 menit, dua kali sehari. “Alat ini praktis, bisa dibawa jalan dan langsung dipasang,” jelasnya.
Dukungan studi klinis
Fanny mengatakan, berbagai studi klinis telah membuktikan efektivitas terapi TENS dalam mengurangi nyeri tanpa efek samping farmakologis. Studi tahun 2019 yang dipublikasikan di Archives of Physical Medicine and Rehabilitation oleh Shimoura et al. menunjukkan bahwa TENS membantu mengurangi nyeri lutut dan meningkatkan jarak tempuh berjalan pada penderita OA ringan.
Studi lain oleh Iijima et al. (2020) yang diterbitkan dalam Scientific Reports menemukan bahwa terapi TENS membantu penguna naik dan turun tangga lebih cepat dibandingkan mereka yang menggunakan plasebo (sebagai kontrol).
Sedangkan studi terbaru tahun 2022 oleh Lawson et al., dalam European Journal of Pain menunjukkan bahwa penggunaan TENS dalam aktivitas sehari-hari, seperti menaiki tangga atau bangun dari posisi duduk, dapat membantu mengurangi nyeri pada OA lutut tingkat ringan hingga sedang.
Harga perangkat OMRON Knee TENS HV-F710 di kisaran Rp2,5 juta per unit. (BS)