Berandasehat.id – Bagi kebanyakan orang, sekitar 90% lemak tubuh berada di subkutan atau di bawah kulit, sedangkan 10% lainnya adalah lemak visceral yang lebih dalam. Lemak memiliki manfaat bagi tubuh, namun terlalu banyak lemak tubuh dapat menimbulkan risiko kesehatan.
Dibandingkan dengan lemak yang terletak tepat di bawah kulit, lemak visceral lebih mungkin meningkatkan risiko terhadap masalah medis yang serius, seperti penyakit jantung, Alzheimer, kanker, diabetes tipe 2, stroke, dan kolesterol tinggi – semua kondisi ini sangat terkait dengan terlalu banyak lemak di perut.
Para peneliti menduga bahwa lemak visceral menghasilkan lebih banyak protein tertentu yang dapat menyebabkan peradangan pada jaringan dan organ tubuh serta menyempitkan pembuluh darah . Hal itu dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan masalah lain.
Berikut hubungan lemak visceral dan sejumlah kondisi serius pada tubuh yang telah didokumentasikan:
Lemak visceral dan penyakit jantung
Penelitian telah menunjukkan hubungan antara lemak visceral dan penyakit jantung. Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita dengan ukuran pinggang terbesar relatif terhadap ukuran pinggul, dua kali lebih mungkin terkena penyakit jantung.

Wanita sehat lainnya yang tidak merokok memiliki peningkatan risiko penyakit jantung sebesar 10% seiring dengan bertambahnya ukuran pinggang sebesar 2 inci.
Lemak visceral dan penyakit Alzheimer
Studi lain menemukan bahwa orang dengan lebih banyak lemak perut dan lemak visceral memiliki risiko tiga kali lebih besar terkena demensia, termasuk penyakit Alzheimer, dibandingkan dengan orang dengan lemak perut paling sedikit.
Lemak visceral dan kanker
Studi menunjukkan adanya hubungan antara lemak visceral dan kanker, termasuk kanker kolorektal. Dalam sebuah studi, orang dengan lemak visceral terbanyak tiga kali lebih mungkin terkena polip prakanker di usus besar mereka.
Lemak visceral dan diabetes tipe 2
Memiliki lebih banyak lemak visceral dikaitkan dengan resistensi insulin, yang meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.
Lemak visceral dan stroke
Meskipun penyebabnya belum jelas, studi menunjukkan bahwa orang dengan lebih banyak lemak visceral lebih mungkin terkena stroke. Lemak visceral juga meningkatkan risiko terkena stroke pada usia lebih dini.
Lemak visceral dan kolesterol tinggi
Lemak visceral memiliki hubungan langsung dengan kadar kolesterol yang lebih tinggi, termasuk kolesterol LDL (disebut kolesterol jahat) dalam aliran darah.
Lemak visceral dan tekanan darah tinggi
Lemak visceral juga telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Bagaimana cara mengukur lemak visceral? Ukuran pinggang. Ini adalah cara mudah untuk mendapatkan perkiraan kasar. Lingkarkan pita pengukur di pinggang di atas pusar sambil menjaga perut tetap rileks. Pada wanita, 35 inci (setara 89 cm) atau lebih bisa menjadi tanda lemak visceral yang lebih banyak. Pada pria, 40 inci, setara 102 cm.
Ini adalah perhitungan kasar yang kasar, terutama untuk individu bertubuh besar. Bagi keturunan Asia, patokan untuk lemak visceral turun menjadi 31,5 inci (80 cm) untuk wanita dan 35,5 inci (90 cm) untuk pria. (BS)