Berandasehat.id – Orang yang berada dalam posisi pradiabetes apakah akan jatuh ke posisi diabetes? Belum tentu. Syaratnya harus dibarengi sejumlah upaya serius, yakni menurunkan kadar gula darah dari kisaran pradiabetes, dan mempertahankannya seperti itu.
Perubahan gaya hidup diyakini jauh lebih efektif mengelola gula darah pradiabetes agar tak melejit. Dikutip dari laman WebMD, ada sejumlah perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan agar pradiabetes tak berkembang menjadi diabetes, yakni:
Turunkan berat badan
Menurunkan berat badan berlebih adalah kunci untuk mengubah peluang menjadi lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa menurunkan hanya 5% hingga 10% dari berat badan dinilai cukup untuk mengembalikan kadar gula darah ke kisaran normal dan menghindari diabetes atau setidaknya menunda timbulnya penyakit tersebut.
Untuk mencapai tujuan ini, lakukan sejumlah cara, antara lain batasi ukuran porsi makan; kurangi kalori; dan makan lebih sedikit makanan yang tinggi lemak (terutama lemak jenuh), gula, dan karbohidrat. Imbangi dengan konsumsi berbagai macam buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh.
Jalani olahraga dan gaya hidup aktif
Menjalani hidup aktif adalah suatu keharusan. Usahakan untuk melakukan aktivitas aerobik selama 30 menit (sesuatu yang meningkatkan detak jantung, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang) 5 hari seminggu (150 menit per minggu).

Selain itu, lakukan beberapa latihan kekuatan, seperti mengangkat beban atau menggunakan resistance band, setidaknya dua kali seminggu.
Latihan kekuatan membangun otot, yang membantu menurunkan kadar gula darah, membantu tubuh merespons insulin dengan lebih baik (yang mengontrol gula darah), dan membakar kalori bahkan saat kita tidak bergerak.
Jauhi rokok
Merokok sangat terkait dengan diabetes: Orang yang merokok 30% hingga 40% lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2 daripada mereka yang tidak merokok. Dan orang dengan diabetes yang terus merokok lebih mungkin mengembangkan komplikasi seperti penyakit jantung dan kebutaan. Jadi semakin cepat berhenti merokok, semakin baik.
Kapan butuh obat?
Meskipun perubahan gaya hidup dapat memberikan hasil yang luar biasa, beberapa orang dengan pradiabetes juga membutuhkan obat.
Dokter mungkin meresepkan metforminbagi orang yang memiliki faktor risiko tertentu, seperti kadar kolesterol HDL (disebut kolesterol baik) yang rendah, trigliserida tinggi (sejenis lemak darah), orang tua atau saudara kandung yang menderita diabetes, atau kelebihan berat badan.
Ambil tindakan sekarang, dan mintalah bantuan tambahan dari dokter, ahli gizi, atau pelatih pribadi jika dibutuhkan. (BS)