Berandasehat.id – Dalam upaya mendukung pemenuhan gizi anak Indonesia, Gerakan Lahap Makan SUN kembali digencarkan tahun ini, menyusul kesuksesan pelaksanaan program itu pada tahun lalu.

Program edukasi diawali di Kota Malang dan Bogor sebagai pembuka di awal 2026, sebelum dilanjutkan ke sekitar seratus kota/kabupaten lainnya di seluruh Indonesia.

Program pemenuhan gizi yang dihelat oleh SUN, jenama makanan pendamping ASI (MPASI) dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), secara langsung mengedukasi para ibu akan mendapatkan edukasi langsung dari dokter anak serta dukungan dari ibu kader PKK/Posyandu sebagai Duta Lahap Makan SUN.

“Gerakan Lahap Makan SUN hadir sebagai gerakan yang mengedukasi sekaligus telah menginspirasi lebih dari 90 ribu ibu dan kader Posyandu mengenai langkah-langkah praktis pemberian makan anak yang tepat, termasuk pentingnya menghadirkan variasi menu MPASI yang beragam dan bergizi, guna membantu mengurangi risiko Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak,” ujar Etyk Hartuti, Manager Indofood Nutrition and Special Foods Division Indofood.

Menurutnya, GTM pada anak sering terjadi dan bisa muncul berulang pada fase tumbuh kembang yang berbeda. “Melalui Gerakan Lahap Makan SUN, kami ingin hadir sebagai sahabat bagi para ibu untuk belajar bersama, saling berbagi, dan menemukan solusi yang bisa diterapkan untuk mendukung upaya pemenuhan gizi anak,” bebernya.

Edukasi Gerakan Lahap Makan SUN

Dalam sesi edukasi di Kota Malang, dr. Centaura Naila Alfin Camielle, SpAmenekankan bahwa GTM tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak langsung pada pemenuhan gizi anak, terutama di masa awal pertumbuhan yang krusial. Pasalnya, kebutuhan gizi anak sangat tinggi, sementara kapasitas lambung bayi masih terbatas.

“Untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian saja, bayi membutuhkan asupan yang cukup besar setara dengan 11 potong daging ayam. Di sinilah peran orang tua sangat penting untuk menyiapkan makanan padat gizi sekaligus membuat anak mau makan sehingga gizi bisa masuk ke dalam tubuhnya,” dr. Centa memaparkan.

Untuk mengatasi GTM, SUN telah memperkenalkan tiga Metode Lahap Makan ala SUN: Pemberian makan saat lapar dan tidak mengantuk; Variasi rasa dan tekstur sesuai usia; Cara pemberian makan yang tepat.

MPASI dengan bumbu dan rempah

Sebagai bagian dari edukasi Gerakan Lahap Makan, SUN mendorong para ibu untuk berkreasi menghadirkan cita rasa masakan Indonesia melalui penggunaan bumbu dan rempah yang aman sejak bayi. Pasalnya, anak akan lebih lahap jika diberikan menu yang memiliki variasi rasa dan aroma yang menggugah selera.

“MPASI yang dikreasikan dengan menarik akan memberikan pengalaman makan yang menyenangkan bagi anak sehingga kebutuhan gizinya pun lebih mudah terpenuhi,” terang dr. Ayuca Zarry, Sp.A, di acara edukasi Gerakan Lahap Makan SUN di Bogor (20/1).

Selain itu, menurut dr. Ayuca, bumbu rempah aman dikenalkan sejak dini asal dikelola dengan benar. “Harapannya, dengan aroma yang lebih ‘berani’ anak menjadi lebih antusias dan kebutuhan gizinya tercukupi dengan optimal,” bebernya.

Edukasi Gerakan Lahap Makan SUN

Di acara itu, para ibu diajak untuk tidak ragu mengenalkan MPASI dengan rasa masakan Indonesia sejak dini. “Bumbu seperti bawang merah dan bawang putih memberikan rasa gurih alami, sementara daun jeruk menghadirkan aroma segar, dan digunakan dengan takaran dan pengolahan yang sesuai untuk bayi,” tutur Etyk.

Menurut dr. Ayuca, bumbu rempah aman dikenalkan sejak dini asal dikelola dengan benar. Harapannya, dengan aroma yang lebih ‘berani’ anak menjadi lebih antusias dan kebutuhan gizinya tercukupi dengan optimal.

Duta Lahap Makan SUN perwakilan Bogor, Aas Kusdianawati, memberikan contoh langsung melalui demo masak MPASI berbasis pangan lokal berupa Bubur Ayam Spesial ala SUN yang dikreasikan dengan bumbu dan rempah agar anak lebih lahap makan.

Aas juga mengingatkan para ibu untuk tetap memperhatikan kelengkapan gizi MPASI. “Jangan lupa untuk mengombinasikan bahan pangan lokal yang mudah didapat, seperti talas, bayam, dan ayam, dengan SUN sehingga MPASI menjadi lebih lezat dan bernutrisi,” tuturnya.

Bubur bayi rasa khas Indonesia

SUN yang telah dipercaya oleh para ibu Indonesia selama lebih dari 30 tahun, menghadirkan inovasi produk untuk membantu bayi makan lebih lahap.

Edukasi Gerakan Lahap Makan SUN

“Salah satu inovasi terkini adalah SUN Cinta Rasa Indonesia, terinspirasi dari cita rasa masakan Indonesia: Liwet Ayam Kampung, Soto Ayam, dan Opor Ayam, menjadi solusi MPASI yang praktis di tengah keterbatasan waktu dan proses memasak, serta kekhawatiran ibu akan penggunaan bumbu dan rempah,” terang Etyk.

Dia menekankan bahwa bubur SUN juga aman dan bernutrisi, diperkaya Esenutri dengan kandungan tinggi zat besi dan omega 3 dan 6 untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.

“Melalui kolaborasi dengan dokter, kader Posyandu, dan duta lahap makan SUN, kami berharap semakin banyak ibu yang percaya diri dalam menyiapkan MPASI dan membantu anak makan lebih lahap,” pungkas Etyk. (HG)