Berandasehat.id – Pilihan makanan kita menentukan kesehatan dan panjang umur. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances memberikan beberapa detail spesifik dengan memperkirakan berapa tahun tambahan umur yang dapat diperoleh melalui diet sehat.

Untuk menghitung angkanya, Yanling Lv di Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Tiongkok, bersama rekan, menganalisis data dari lebih dari 100.000 peserta UK Biobank. Ini adalah basis data skala besar yang berisi informasi genetik dan kesehatan mendalam dari setengah juta sukarelawan.

Mereka melacak subjek penelitian selama lebih dari 10 tahun dengan memberikan survei rutin yang menanyakan apa yang telah mereka konsumsi selama 24 jam sebelumnya.

Tim peneliti memberikan skor kepada setiap peserta berdasarkan seberapa dekat makanan mereka dengan lima diet sehat yang telah divalidasi: Diet Mediterania (kaya lemak sehat, ikan, dan sayuran), Diet Pengurangan Risiko Diabetes (makanan tinggi serat dan rendah gula), Diet DASH (pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi), diet berbasis tumbuhan, dan AHEI (Indeks Makan Sehat Alternatif).

Selain itu, para peneliti menilai DNA peserta untuk 19 varian genetik yang terkait dengan umur panjang.

Selama periode penelitian, 4.314 peserta meninggal. Dengan melihat siapa saja yang meninggal dan apa yang mereka makan, lantas membandingkannya dengan risiko genetik, tim peneliti dapat memperkirakan berapa tahun tambahan kehidupan yang dapat diharapkan didapat dengan mengikuti diet yang lebih sehat.

Hasil studi didasarkan pada berapa lama lagi seseorang berusia 45 tahun dapat berharap untuk hidup dengan mengikuti salah satu diet sehat dibandingkan dengan mereka yang memiliki kebiasaan makan yang paling tidak sehat.

Pria yang mengikuti Diet Pengurangan Risiko Diabetes (Diabetes Risk Reduction Diet) mengalami peningkatan harapan hidup selama 3 tahun, sementara wanita mengalami peningkatan 1,7 tahun. Angka tersebut masing-masing adalah 2,2 dan 2,3 tahun untuk pengikut diet Mediterania.

Untuk AHEI (Indeks Pola Makan Sehat Alternatif), pria diperkirakan mengalami peningkatan harapan hidup selama 4,3 tahun dan wanita 3,2 tahun.

Mereka yang mengikuti diet berbasis tumbuhan mengalami peningkatan harapan hidup sekitar 2,1 tahun untuk pria dan 1,9 tahun untuk wanita. Dan untuk diet DASH, peningkatan harapan hidup diperkirakan sebesar 1,9 tahun untuk pria dan 1,8 tahun untuk wanita.

Tim peneliti menekankan temuan ini menggarisbawahi keuntungan pola makan sehat dalam memperpanjang harapan hidup, terlepas dari gen umur panjang.

Studi tersebut juga menemukan bahwa makanan yang paling terkait dengan umur panjang adalah biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran. (BS)