Berandasehat.id – Merawat tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat serta menerapkan gaya hidup sehat menjadi hal esensial agar umat Muslim dapat menjalani Ramadan secara optimal.

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR, M.S(K), FIPM(USG), Ramadan bukan hanya soal kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik. “Menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, serta daya tahan tubuh menjadi semakin penting agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan optimal,” ujarnya.

Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka, menjaga kecukupan cairan tubuh, memastikan waktu tidur yang cukup, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan.

Penerapan gaya hidup sehat selama Ramadan perlu dilakukan secara konsisten dan sesuai anjuran. Masyarakat dianjurkan untuk tetap aktif bergerak selama Ramadan, dengan total 150–300 menit aktivitas fisik intensitas sedang atau 75–150 menit aktivitas intensitas berat per minggu, disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan cairan juga penting dengan mengonsumsi air putih sekitar delapan gelas atau setara dengan dua liter per hari, serta memastikan waktu tidur yang cukup, yakni sekitar tujuh hingga delapan jam per hari bagi orang dewasa.

Ilustrasi pemeriksaan kepadatan tulang

Untuk membantu masyarakat menjaga kondisi tetap prima selama bulan puasa, Anlene mendistribusikan10.000 paket Anlene Habbatussauda selama Ramadan.

“Untuk mendukung masyarakat agar tetap menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan, tahun ini, Anlene berinisiatif berbagi nutrisi melalui distribusi 10.000 paket Anlene Habbatussauda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur,” ujar Presiden Direktur Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, Yauwanan Wigneswaran.

Selain memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D3, kolagen, vitamin C, dan protein harian untuk kesehatan tulang, sendi, dan otot, kandungan Habbatussauda yang ditunjang dengan vitamin A, vitamin E serta mineral seng berperan dalam mendukung daya tahan tubuh.

Inisiatif ini dijalankan bersama Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur dalam kegiatan NUCONOMICS Festival 2026 yang dilaksanakan di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar pada tanggal 5-7 Februari 2026, yang menjadi bagian dari peringatan Harlah 100 Tahun Nahdlatul Ulama, dengan fokus pada penguatan kesehatan dan layanan sosial melalui pilar keempatnya.

Anlene juga menggandeng Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama Ramadan.

Selama Ramadan, Anlene juga memperluas inisiatif berbagi nutrisi di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya Jawa Timur, serta menghadirkan edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot melalui kanal media sosial resmi @anlene_indonesia. (BS)