Berandasehat.id – JEC Eye Hospitals and Clinics melakukan groundbreaking pembangunan JEC BALI @ Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali. Cabang terbaru jaringan JEC ini akan mengusung konsep Blue Hospital berstandar global,dan menjadi pionir layanan medis khusus mata di kawasan andalan tersebut.
Kehadiran JEC BALI @ Sanur menguatkan peran Bali dan Indonesia sebagai destinasi utama dalam ranah wisata kesehatan (health tourism) dunia.
“Kami menyambut baik kehadiran JEC BALI @ Sanur sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mengembangkan KEK Sanur. Fasilitas kesehatan mata berstandar internasional ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Bali, tetapi juga memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi wisata kesehatan kelas dunia,” kata Guernur Bali I Wayan Koster.
Peresmian KEK Sanur merupakan langkah bersejarah pemerintah dalam memperkokoh peran strategis Indonesia sebagai destinasi internasional untuk kesehatan dan kesejahteraan.
“JEC sebagai pemimpin layanan oftalmologi selama lebih dari empat dekade di Indonesia, akan menghadirkan JEC BALI @ Sanur – dengan mengombinasikan dokter subspesialis mata berpengalaman, teknologi bedah mata terkini, serta rekam jejak inovasi yang telah memajukan dunia kesehatan mata nasional,” papar Presiden Direktur JEC Group sekaligus Presiden Direktur PT Nitra Sanata Bali (NSB) yang menaungi JEC BALI @ Sanur, DR Johan A. Hutauruk.

Melalui konsep Blue Hospital diharapkan pasien di JEC BALI @ Sanur tidak hanya mendapatkan kesembuhan medis, tetapi juga pengalaman ‘healing‘ yang menyeluruh berkat dukungan sistem bangunan cerdas dan lingkungan yang ramah.
Implementasi Blue Hospital di JEC BALI @ Sanur bertujuan menciptakan ekosistem penyembuhan yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga humanis. Secara operasional, JEC BALI @ Sanur akan bertumpu pada tiga pilar utama, yakni manusia, keberlanjutan dan efisiensi.
Untuk mewujudkan itu, beberapa fitur akan diaplikasikan dengan tujuan mendukung mobilitas dan kenyamanan pengguna di dalam rumah sakit. Misalnya, smart parking untuk kemudahan akses, smart lighting berbasis deteksi gerak guna efisiensi energi, hingga pemasangan sensor kualitas udara di ruang strategis untuk memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi tindakan medis maupun pemulihan pasien.
JEC BALI @ Sanur disiapkan menjadi sentra kesehatan rujukan yang berdiri di atas lahan berukuran 6.200 meter persegi dengan infrastruktur bangunan berluas keseluruhan 12.000 meter persegi, terdiri dari empat lantai dan semi-basement.
Ditargetkan rampung pada 2027, rumah sakit mata ini digadang melayani 30.000 kunjungan pada tahun pertama.
Selain pasar lokal Bali, JEC BALI @ Sanur juga menyasar pasar domestik Indonesia, menengah ke atas dan komunitas ekspatriat, serta pasien dari mancanegara. (BS)