Berandasehat.id – Obesitas bisa berdampak pada berbagai hal pada tubuh. Mulai luka sulit sembuh hingga varises. Imbas dari kegemukan misalnya skin tag, yakni pertumbuhan jinak yang menggantung dari untaian jaringan, biasanya di sekitar lipatan kulit. Warnanya bisa merah muda, merah, cokelat, hitam, atau sewarna kulit.
Selain itu, pada orang gemuk rentan muncul bintil kecil serupa kutil yang bisa menjadi tanda diabetes tidak terkontrol. Mengendalikan diabetes dapat mencegah munculnya kutil kulit lainnya. Hal ini juga dapat dicegah dengan menghindari pakaian dan perhiasan yang menggesek kulit .
Lantas, apa saja dampak kegemukan yang bisa terjadi pada kulit dan tubuh? Berikut daftarnya dirangkum dari laman WebMD:
Stretch mark (striae)
Garis-garis cekung dan bergelombang ini dapat muncul di perut, lengan, atau tempat lain. Awalnya mungkin lebih gelap dari warna kulit, mulai merah muda, merah, ungu, atau cokelat – dan kemudian menjadi mengkilap dan lebih terang dari kulit di sekitarnya.
Prosedur kosmetik dan krim dapat membantu, tetapi stretch mark mungkin kembali atau tidak hilang sepenuhnya. Menghidrasi tubuh, berolahraga secara teratur, menghindari kafein, dan mengonsumsi makanan kaya protein, seng, dan vitamin A, C, dan D dapat membantu mencegahnya.
Acanthosis nigricans
Tanda khas pada kulit ini terkait dengan gula darah tinggi, berupa bercak gelap seperti beludru ini muncul di sekitar lipatan dan kerutan kulit.
Hiperkeratosis plantar
Tekanan berlebihan yang disebabkan oleh berat badan berlebih dapat menyebabkan kulit kering dan mengeras di bagian bawah kaki, terutama di tumit dan telapak kaki. Kondisi ini dapat disertai dengan kapalan, kutil, dan mata ikan yang menyakitkan.

Dokter mungkin meresepkan obat yang dioleskan ke kulit dan diminum. Mungkin dibutuhkan prosedur di klinik untuk mengatasi masalah ini. Sepatu yang nyaman yang mengurangi tekanan dapat membantu mencegah perubahan kulit ini.
Keratosis pilaris
Benjolan kecil dan kering ini dapat muncul di lengan atas, paha, pipi, atau bokong. Benjolan ini mungkin akan hilang dengan sendirinya. Untuk membantu meredakan hal ini, mandi atau berendamlah sebentar dengan air hangat (bukan air panas). Oleskan pelembab secara teratur pada area terdampak.
Gosok kulit mati dengan lembut menggunakan loofah, serta oleskan krim obat yang mengandung asam urat, asam laktat, asam alfa hidroksi, atau asam laktat untuk membantu melembutkannya. Jika hal itu tak membantu, kunjungi dokter dan minta resep untuk mengatasinya.
Intertrigo
Ruam merah dan gatal ini dapat terbentuk di mana saja kulit bergesekan, seperti di bawah payudara, di ketiak, dan di lipatan perut. Hal ini dapat menyebabkan infeksi bakteri atau jamur.
Intertrigo dapat dicegah dengan menjaga kulit tetap sejuk, kering, dan bersih. Keringkan sepenuhnya setelah mandi, dan kenakan pakaian longgar yang menyerap keringat.
Jika intertrigo tidak membaik atau menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti bau tidak sedap atau nanah, temui dokter untuk mengatasinya.
Infeksi kulit
Obesitas merupakan faktor risiko untuk banyak infeksi bakteri dan jamur. Infeksi Staph dapat menyebabkan luka bernanah yang menyakitkan dan meninggalkan bekas luka yang membuat kulit tampak berlubang seperti kulit jeruk. Selulitis dapat menyebabkan kulit yang nyeri, panas, merah, dan bengkak. Onikomikosis adalah infeksi jamur kuku kaki. Infeksi ini memerlukan obat resep.
Psoriasis
Peradangan akibat obesitas dapat memicu psoriasis. Pada penyakit autoimun ini, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang tubuh dan menyebabkan bercak kulit yang gatal, bersisik, dan iritasi. Pengobatan meliputi obat-obatan yang dioleskan ke kulit, diminum atau injeksi.
Hiperandrogenisme
Ini biasanya mengacu pada tubuh wanita yang memproduksi terlalu banyak kelompok hormon yang disebut androgen. Tubuh pria dan wanita sama-sama memproduksi androgen, tetapi pria memproduksi lebih banyak.
Jaringan lemak dapat memproduksi hormon ini secara berlebihan pada orang gemuk, dan dapat menyebabkan jerawat dan pola rambut tubuh yang lebih umum pada pria. Obat-obatan, termasuk kontrasepsi hormonal, dapat menyeimbangkan hormon dan mengobati jerawat dan bulu tubuh.
Varises
Berat badan berlebih dapat memberi tekanan tambahan pada pembuluh darah di kaki dan menyebabkan pembuluh darah tersebut menonjol dan membesar. Pembuluh darah tampak ungu, biru, dan bergelombang.
Bagi sebagian orang, varises hanya masalah kosmetik. Tetapi bagi yang lain, varises dapat menyebabkan rasa sakit. Pengobatannya meliputi aktivitas fisik teratur, mengangkat kaki, dan mengenakan kaus kaki kompresi. Jika diperlukan, operasi dapat menghilangkan atau memperbaiki pembuluh darah yang menonjol.
Insufisiensi vena kronis
Tekanan ekstra pada pembuluh darah kaki mencegahnya memompa cukup darah kembali ke jantung. Selain varises, ini dapat menyebabkan gejala lain yang terlihat pada kulit seperti ulkus kaki dan pembengkakan kaki yang ekstrem. Dokter mungkin merekomendasikan beberapa kebiasaan baru, termasuk gerakan teratur dan pengangkatan kaki untuk meredakan gejalanya. (BS)