Berandasehat.id – Hati-hati bagi bumil yang tertular Covid-19. Studi terkini menyebut bumil yang  terinfeksi Covid-19 sepanjang tahun lalu 20 kali lebih mungkin meninggal daripada mereka yang tidak tertular virus,.

Studi yang dipublikasikan di jurnal medis JAMA Pediatrics juga menyebut,  di antara ibu yang dites positif, sekitar 11,5% bayinya juga tertular virus dan lebih mungkin lahir prematur. “Kesimpulan nomor satu dari penelitian ini adalah bahwa wanita hamil tidak lebih mungkin tertular Covid-19. Namun jika mereka mendapatkannya akan cenderung menjadi sangat sakit dan lebih mungkin membutuhkan perawatan ICU,, bantuan ventilator atau mengalami persalinan prematur hingga preeklamsia,” ujar Michael Gravett, salah satu penulis studi utama dan profesor kebidanan dan ginekologi di Fakultas Kedokteran Universitas Washington.

Untuk sampai pada kesimpulan ini tim peneliti mempelajari 2.130 wanita hamil di seluruh dunia, melibatkan lebih dari 100 peneliti dari 43 rumah sakit bersalin di 18 negara antara April dan Agustus 2020. Dalam studi tersebut, setiap wanita yang terkena Covid-19 dibandingkan dengan dua wanita hamil yang tidak terinfeksi yang melahirkan selama masa studi. rentang waktu yang sama di rumah sakit yang sama.

Riset menemukan bahwa wanita yang tertular Covid-19 memiliki risiko lebih tinggi untuk meninggal, mengalami  kelahiran prematur, preeklamsia, intubasi, dan masuk ke unit perawatan intensif. Mereka yang mengalami obesitas atau menderita hipertensi atau diabetes menghadapi risiko terbesar untuk penyakit parah.

Bumil yang menderita Covid-19 ringan atau tanpa gejala tidak mengalami peningkatan risiko untuk perawatan ICU, kelahiran prematur, atau preeklamsia, tetapi tetap memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

Sedangkan bayi yang tertular Covid-19 biasanya mengalami infeksi ringan, tetapi mereka mungkin lahir prematur. Menyusui tampaknya tidak terkait dengan penularan virus, tetapi persalinan melalui operasi caesar dikaitkan dengan peningkatan risiko penularan ke bayi.

Temuan penelitian serupa tahun ini telah mendorong pejabat kesehatan masyarakat untuk merekomendasikan vaksin Covid-19 kepada wanita hamil untuk melindungi ibu dan dan bayinya,. “Saya sangat merekomendasikan agar semua wanita hamil menerima vaksin Covid-19,” tandas Gravett dikutip WebMD. (sumber: hidupgaya.co)