Hati-hati, Ibu Hamil Terpapar Covid-19 Berisiko Lahirkan Prematur

Berandasehat.id – Perhatian untuk ibu hamil di masa pandemi. Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh para peneliti dari University of California San Francisco telah menemukan bahwa individu yang terinfeksi COVID-19 saat mereka hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur.

Temuan dari penelitian ini diterbitkan dalam jurnal The Lancet Regional Health – Americas. “Hasil studi kami menunjukkan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi infeksi COVID-19 di antara orang hamil untuk mencegah kelahiran prematur, termasuk vaksinasi,” kata Deborah Karasek, penulis studi. 

“Orang hamil mungkin memiliki kekhawatiran tentang vaksin dan kesehatan bayinya sehingga dapat melakukan dialog terbuka yang menghargai kekhawatiran tersebut, menjelaskan bukti tentang keamanan, dan menyampaikan risiko yang ditimbulkan oleh infeksi COVID-19 selama kehamilan sangat penting,” kata Karasek.

Untuk riset ini, tim peneliti menganalisis semua kelahiran hidup antara Juli 2020 dan Januari 2021 melalui database California Vital Statistics. Studi ini mencakup 240.157 kelahiran yang tercatat, di mana 3,7% memiliki diagnosis COVID-19 selama kehamilan mereka.

Sampel termasuk 47,2% individu Latinx, 26,8% individu kulit putih, 13,2% individu Asia dan 4,9% individu kulit hitam, di antara beberapa lainnya.

Temuan dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa risiko kelahiran prematur yang terjadi pada usia kehamilan kurang dari 32 minggu adalah 60% lebih tinggi pada mereka yang terinfeksi COVID-19. Risiko melahirkan kurang dari 37 minggu adalah 40% lebih tinggi pada ibu hamil yang terinfeksi.

Selain itu, mereka yang memiliki hipertensi, diabetes dan atau obesitas serta infeksi COVID-19 memiliki risiko 160% lebih tinggi untuk melahirkan prematur.

“Mengingat beban COVID-19 lebih besar pada populasi ini, seperti halnya beban kelahiran prematur, itu benar-benar menunjukkan perlunya pendekatan kesetaraan,” kata Karasek. 

“Dengan lonjakan infeksi dan peningkatan varian Delta, kita harus memikirkan orang hamil, terutama populasi kulit hitam dan coklat, sebagai kelompok yang perlu diprioritaskan, dengan kebijakan yang mendukung untuk mengurangi paparan dan stres, serta meningkatkan akses ke perawatan,” tandas Karasek dilaporkan Contagion. (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s