Bumil, Waspadai Komplikasi Kehamilan Bisa Mengancam Nyawa

Berandasehat.id – Setiap wanita hamil wajib mewaspadai preeklamsia, yakni komplikasi yang terjadi pada kehamilan, ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ, paling sering hati atau ginjal. 

Kondisi ini biasanya dimulai setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang tekanan darahnya sebelumnya normal. Dalam sebuah studi baru, tim multidisiplin peneliti Johns Hopkins Medicine telah menemukan bahwa periode sebelum kehamilan dan di antara kehamilan adalah waktu kunci untuk mengatasi faktor risiko preeklamsia seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi.

Tim yang dipimpin oleh S. Michelle Ogunwole, MD, kolega di Divisi Penyakit Dalam Umum, dan Wendy Bennett, MD, MPH, profesor kedokteran, keduanya di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, menerbitkan temuan mereka pada Journal of American Heart Association, Augustus 2021.

“Perawatan kesehatan prakonsepsi sangat penting karena merupakan jendela kesempatan untuk memikirkan kesehatan masa depan Anda,” kata Ogunwole. “Kami mendorong pasien untuk menangani masalah penyakit kronis sebelum kehamilan dan di antara kehamilan.”

Ogunwole mengatakan seorang wanita yang mengalami preeklamsia selama kehamilan pertamanya lebih berisiko mengalami kondisi yang berulang selama kehamilan kedua dan seterusnya.

“Sebagai seorang internis yang peduli dengan kesehatan ibu, saya tertarik bagaimana penyedia layanan kesehatan dapat membantu wanita mengurangi risiko preeklamsia, termasuk menjadi pendukung besar konseling prakonsepsi,” kata Ogunwole.

Dalam studi mereka, Ogunwole dan rekan-rekannya secara statistik membandingkan dua kelompok wanita yang berpartisipasi dalam Boston Birth Cohort, sebuah kolaborasi berkelanjutan antara Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dan Boston University yang dipimpin oleh Xiaobin Wang, MD, Sc.D. ., MPH, Zanvyl Krieger Profesor Kesehatan Anak.

Sejak tahun 1998, kohort (penelitian jangka panjang) telah melihat beragam faktor kehidupan awal dan pengaruhnya terhadap hasil kehamilan, bayi dan kesehatan anak.

Para peneliti ingin memahami perbedaan antara wanita yang mengalami preeklamsia dan yang tidak, serta bagaimana kasus pertama dari kondisi tersebut mempengaruhi kehamilan berikutnya. Tim tersebut, kata Ogunwole, mempelajari 618 wanita untuk mendapatkan “data kesehatan ibu di antara wanita hamil yang beragam ras dan etnis.”

“Kami ingin memastikan bahwa kami mengajukan pertanyaan pada populasi yang terlihat seperti populasi yang kami layani,” katanya. “Saya tertarik dengan perjalanan hidup wanita dan komplikasi kehamilan yang dapat membentuk lintasan kesehatan masa depan mereka.”

Tim Ogunwole menemukan bahwa obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, dan kelahiran prematur adalah faktor umum pada wanita yang mengalami preeklamsia selama kehamilan pertama dan kedua, atau mengembangkan kondisi tersebut selama kehamilan dengan anak kedua atau selanjutnya.

“Kami tahu bahwa kenaikan berat badan akan memperbaiki kondisi lain, jadi kami sarankan agar wanita menciptakan gaya hidup yang lebih sehat sebelum dan di antara kehamilan,” kata Ogunwole. “Apakah seorang wanita hamil atau tidak, kesehatan dapat selalu ditingkatkan.”

Ogunwole mengatakan penelitian masa depan diharapkan akan mencakup studi yang lebih besar untuk mengonfirmasi temuan penelitian saat ini. Dia juga berencana untuk mempelajari hambatan struktural yang dapat menghalangi perempuan untuk terlibat dalam gaya hidup sehat dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan hasil kesehatan jangka panjang bagi perempuan, demikian dilaporkan MedicalXpress. (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s