Mom, Kenali Bedanya Gangguan Saluran Cerna dan Gejala Alergi

Berandasehat.id – Orang tua di Indonesia umumnya belum bisa membedakan antara gangguan fungsional saluran cerna dengan alergi. Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K) menjelaskan bahwa saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain karena organ pencernaan belum berfungsi optimal.

“Karenanya saluran cerna kerap mengalami gangguan seperti konstipasi/sembelit. Selain itu, gangguan saluran cerna pada anak juga dapat merupakan manifestasi alergi, seperti alergi susu sapi,” ujar Frieda dalam webinar “Gejala Alergi Saluran Cerna vs Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya” yang dihelat Danone Specialized Nutrition Indonesia, Rabu (13/10).

Ilustrasi konstipasi pada anak

Frieda menambahkan, umumnya orang tua sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan karena gangguan fungsional atau merupakan manifestasi alergi. “Padahal penting sekali untuk dapat mengenali penyebab gangguan saluran cerna tersebut karena membutuhkan penanganan yang berbeda,” imbuh Konsultan Gastro Hepatologi dalam penjelasannya. 

Gangguan saluran cerna yang disebabkan alergi merupakan hal serius, umumnya juga disertai dengan gejala alergi lainnya yang terjadi pada kulit maupun saluran pernapasan.

Frieda menekankan pentingnya deteksi gangguan saluran cerna, karena bisa menyebabkan terganggunya asupan nutrisi pada anak. “Bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Sedangkan penyakit alergi dapat memberikan dampak negatif jangka panjang sehingga mengganggu kualitas hidup dan tumbuh kembang anak, bahkan membebani ekonomi keluarga yang tidak kecil.

“Tindakan promotif dan preventif sejak dini menjadi hal sangat penting untuk mengatasi penyakit alergi,” tandas Frieda.

Untuk diketahui, di Indonesia angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia khususnya alergi susu sapi (ASS) terus meningkat. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian alergi susu sapi sekira 7,5 persen menjadi kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupan anak.

Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, serta saluran cerna. Gangguan di saluran cerna menjadi  gejala alergi paling tinggi terjadi dengan persentase sebanyak 50-60% misalnya berupa konstipasi atau sulit buang air besar.

Orang tua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala alergi pada anak. Memahami,pentingnya deteksi dini gejala alergi saluran cerna pada anak, Danone Specialized Nutrition Indonesia merilis alat deteksi digital untuk membedakan gejala alergi dan gejala saluran cerna fungsional pada anak.

“Kami hadirkan Allergy-Tummy Checker untuk mempermudah orang tua dalam membedakan gejala gangguan saluran cerna yang disebabkan oleh alergi atau hanya gangguan saluran cerna biasa,” ujar Gut and Allergy Care Manager Danone Indonesia Shiera Maulidya.

Dengan Allergy-Tummy Checker, nantinya diharapkan para orang tua dapat mengetahui tata laksana yang diperlukan untuk menghindari kondisi pemicu alergi, termasuk pada pemilihan nutrisi untuk anak yang tidak cocok mengonsumsi susu sapi.

Allergy-Tummy Checker dapat diakses di http://www.bebeclub.co.id mulai 1 November 2021.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s