Berandasehat.id – International Diabetes Federation (IDF) Atlas edisi ke 10 menunjukkan setidaknya 1 dari 10 orang atau sebanyak 537 juta orang di dunia hidup dengan diabetes. Apabila tidak ada intervensi, angka ini diproyeksikan akan meningkat, mencapai 643 juta pada tahun 2030 dan 784 juta pada tahun 2045.

Guna membantu meningkatkan kesadarakan terhadap diabetes pada Hari Diabetes Sedunia, Kementerian Kesehatan RI, Kedutaan Besar Denmark dan Novo Nordisk Indonesia meresmikan rangkaian edukasi diabetes di Stasiun Kereta Tanah Abang, Minggu (14/11). Pada kesempatan ini para komuter dapat melakukan tes risiko diabetes di booth edukasi yang disediakan.

Keterangan foto: Vice President & General Manager Novo Nordisk Indonesia, Anand Shetty, meresmikan booth edukasi diabetes di Stasiun Kereta Tanah Abang. Di booth ini, para komuter dapat melakukan cek gula darah secara gratis dan mendapatkan edukasi mengenai diabetes. (dok. istimewa)

Peningkatan jumlah penderita diabetes tipe-2 disebabkan oleh faktor sosio-ekonomi, demografi, lingkungan, dan genetik. Beberapa pendorong utamanya adalah urbanisasi, populasi yang menua, berkurangnya aktivitas fisik, dan peningkatan jumlah masyarakat yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan.

Hari Diabetes Sedunia merupakan kegiatan tahunan yang menunjukkan bahwa masih ada organisasi global, regional, dan komunitas yang senantiasa mendukung upaya pengentasan penyakit ini. Hari ini dapat menjadi kesempatan untuk berbagi informasi mengenai pencegahan diabetes agar lebih banyak orang yang terlibat dan peduli terhadap pengentasan diabetes. (BS)