Berandasehat.id – Sebagian besar orang mungkin berpikir tidak ada yang halus tentang serangan jantung. Tapi, sebenarnya, serangkaian gejala halus bisa menandakan masalah jantung, terutama pada wanita.

“Ada lebih banyak variasi dalam gejala serangan jantung pada wanita,” kata Dr. Rekha Mankad, ahli jantung dan direktur Klinik Jantung Wanita di kampus Mayo Clinic di Rochester. “Jadi tidak selalu gambaran klasik seseorang yang memegangi sisi kiri dada mereka (sebagai tanda serangan jantung).”

Dalam ulasan Mayo Clinic Minute, Dr. Mankad menjelaskan lebih lanjut bagaimana serangan jantung pada wanita dapat terlihat dan terasa berbeda dari pada pria.

Ilustrasi serangan jantung wanita (dok. istimewa)

Serangan jantung klasik, digambarkan seseorang yang memegangi sisi kiri dada mereka karena mengalami rasa sakit yang sangat parah. Dr. Mankad mengatakan hal semacam itu mungkin tidak berlaku untuk seorang wanita. “Meskipun nyeri dada masih merupakan bagian dari profil gejala, biasanya itu bukan gejala yang paling parah,” terangnya.

Dia mengatakan sesak napas, mual dan perasaan lelah atau gelisah yang kuat juga bisa menandakan serangan jantung pada seorang wanita. 

Dan bagaimana dengan rasa sakit itu? “Mereka mungkin merasakan sakit di punggung atau bahkan terletak secara eksklusif di antara tulang belikat. Atau rasa sakit bisa dirasakan sampai ke leher, ke rahang,” kata Dr. Mankad.

Intinya adalah ada lebih banyak variasi dalam gejala serangan jantung pada wanita. Dan sayangnya wanita cenderung menunggu. “Wanita sangat cepat bertindak untuk suami ketika sesuatu terjadi. Tapi ketika itu mereka sendiri, mereka meletakkannya di akhir daftar yang harus dilakukan,” kata Dr. Mankad.

Dr. Mankad mengatakan, dalam hal kesehatan jantung, setiap orang harus mengutamakan diri sendiri. “Jangan pernah mengabaikan gejala,” tandasnya. (BS)