Berandasehat.id – Bisakah menurunkan berat badan semudah makan semangkuk oat di pagi hari? Menurut sebuah studi baru, jawabannya mungkin ya.
Para peneliti telah mengidentifikasi jenis serat yang biasa ditemukan pada oat dan barley yang menunjukkan potensi signifikan dalam menurunkan berat badan.
Studi terbaru yang diterbitkan di Journal of Nutrition menemukan bahwa beta-glukan, sejenis serat yang ditemukan dalam banyak makanan, termasuk oat, barley, sorgum, jagung, jamur, rumput laut, dan ragi dapat menurunkan berat badan dan obesitas.
Saat menyelidiki dampak berbagai serat tumbuhan pada mikrobiota usus, para peneliti menemukan bahwa beta-glukan sangat efektif dalam menurunkan berat badan.
Setelah menganalisis serat seperti pektin, dekstrin gandum, pati, dan selulosa, para peneliti menemukan bahwa hanya beta-glukan yang menyebabkan penurunan berat badan dan lemak secara signifikan, serta peningkatan regulasi glukosa, dalam penelitian yang dilakukan pada tikus.
“Kami tahu bahwa serat itu penting dan bermanfaat. Masalahnya adalah ada begitu banyak jenis serat. Kami ingin tahu jenis serat apa yang paling bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan homeostasis glukosa sehingga kami dapat menginformasikannya kepada masyarakat konsumen, dan kemudian juga memberikan informasi kepada industri pertanian,” kata Frank Duca, profesor dari Universitas Arizona, yang memimpin penelitian.

Efek penurunan berat badan beta-glukan disebabkan oleh perubahan molekul yang dihasilkan ketika bakteri usus berinteraksi dengan serat, terutama molekul yang disebut butirat.
Butirat menjadi bahan bakar sel usus besar, membantu menjaga kesehatan penghalang usus, dan mengurangi peradangan. Ini juga merangsang pelepasan peptida usus seperti GLP-1, yang membantu mengatur fungsi usus dan membuat kita merasa kenyang.
Obat anti-obesitas seperti semaglutide memiliki versi sintetis GLP-1 untuk meningkatkan insulin dan mengendalikan nafsu makan. Berbeda dengan GLP-1 alami yang cepat terurai di dekat usus, GLP-1 dirancang untuk bertahan lebih lama.
“Salah satu manfaat mengonsumsi serat makanan adalah melalui pelepasan GLP-1 dan peptida usus lainnya yang mengatur nafsu makan dan berat badan. Butirat bisa melakukan hal-hal yang tidak terkait dengan peptida usus, seperti meningkatkan kesehatan penghalang usus dan menargetkan organ perifer seperti hati,” kata Duca.
Peneliti mengatakan timnya melanjutkan penelitian terhadap jenis serat lain yang mungkin bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
Sementara itu, para peneliti percaya bahwa konsumsi β-glukan merupakan strategi diet yang menjanjikan untuk mengendalikan penyakit metabolik, demikian Medical Daily. (BS)