Berandasehat.id – Lebih dari 900 kasus dugaan Ebola telah diidentifikasi di Republik Demokratik Kongo yang dilanda konflik, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pembaruan terbatu.
“Seiring dengan peningkatan upaya pengawasan dalam respons #DRC #Ebola, lebih dari 900 kasus dugaan telah diidentifikasi sejauh ini, termasuk 101 kasus yang dikonfirmasi,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam unggahan media sosial, Minggu (24/5) dikutip AFP.
Namun WHO tidak memberikan pembaruan tentang jumlah korban jiwa terkini.
Ebola adalah penyakit virus mematikan yang menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh. Penyakit ini dapat menyebabkan pendarahan hebat dan kegagalan organ.

Negara tersebut menyatakan adanya wabah pada 15 Mei yang disebabkan oleh galur Bundibugyo, yang belum memiliki vaksin atau pengobatan yang disetujui.
Dalam pembaruan sebelumnya yang dirilis pada Sabtu (23/5), kementerian kesehatan DR Kongo mengatakan 204 kematian telah tercatat di tiga provinsi di negara Afrika tengah yang luas ini, dari 867 kasus dugaan.
Ebola telah menewaskan lebih dari 15.000 orang di seluruh Afrika dalam setengah abad terakhir. (BS)