Jauh Lebih Menular, WHO Sebut Virus India Jadi Perhatian Global

Berandasehat.id – Mengingat kematian terkait COVID melampaui angka 4.000 per hari di India, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan varian virus corona yang pertama kali ditemukan di negara itu menjadi perhatian global.

“Kami mengklasifikasikan ini sebagai varian perhatian (Variant of  Concern) di tingkat global,” kata Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO untuk COVID-19, dalam sebuah penjelasan seperti dilaporkan Reuters. “Ada beberapa informasi yang tersedia untuk menjelaskan peningkatan transmisi.”

Varian B.1.617, adalah varian keempat yang dinyatakan WHO sebagai varian yang menjadi perhatian global, bersama dengan varian yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brazil.

Banyak negara, termasuk Amerika Serikat, membatasi perjalanan ke dan dari India karena kekhawatiran bahwa varian India sangat mudah menular. Varian tersebut ditemukan pada seorang pasien di San Francisco Bay Area bulan lalu.

Van Kerkhove mengatakan informasi lebih lanjut tentang varian India akan segera tersedia.

“Meskipun ada peningkatan penularan yang ditunjukkan oleh beberapa studi pendahuluan, kami memerlukan lebih banyak informasi tentang varian virus ini dan garis keturunan ini dan semua sub-garis keturunan,” katanya.

Kepala ilmuwan WHO, Dr. Soumya Swaminathan, mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa B.1.617 menyebar dengan cepat. “Polanya sekarang adalah satu orang dalam keluarga mendapatkannya, maka seluruh keluarga sepertinya juga akan mendapatkannya. Ini tidak seperti gelombang pertama. Jadi saya pikir apa yang kami lihat lebih menular,” bebernya.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). telah mendefinisikan strain India sebagai “Variant of Interest”, di mana Varian tersebut memiliki dua mutasi pada protein lonjakan virus corona yang memungkinkannya menempel pada sel. 

Pejabat kesehatan India pertama kali mendeteksi varian itu bulan lalu. Mutasi ganda dapat menjadi perhatian jika varian lebih mudah menular atau mematikan, tetapi pejabat kesehatan AS belum menyebutnya sebagai “Variant of Concern”.

Kematian Tenaga Medis Meningkat 

India sejauh ini telah melaporkan 22,6 juta kasus COVID (terbanyak kedua di dunia) dan lebih dari 246.000 kematian (ketiga terbanyak di dunia), dengan jumlah kasus dan jumlah kematian meningkat dari hari ke hari. Pada hari Minggu (9/5), India mencatat hari keempat berturut-turut dengan membukukan lebih dari 4.000 kematian terkait COVID, lapor Canadian CBC News. 

India juga kehilangan banyak tenaga medis karena COVID. Pemimpin Asosiasi Medis India mengatakan kepada CBC bahwa 860 petugas medis di India telah meninggal sejak pandemi dimulai, di mana 166 orang meninggal dalam waktu kurang dari sebulan sejak gelombang kedua dimulai di India.

“Salah satu tantangan terbesar adalah bagi rekan-rekan kami. Hampir 750 orang meninggal tahun lalu dan sekarang dalam 25 hari [terakhir], kami  telah kehilangan 116 orang lagi. Jadi kami mengambil tanggung jawab untuk mendukung rekan kami yang telah mengorbankan nyawa mereka. hidup dalam pandemi virus corona,” ujar JA Jayalal, Presiden Nasional IMA, kepada CBC.

Komplikasi lain untuk India adalah infeksi jamur yang mempengaruhi orang yang memiliki COVID-19 atau yang baru saja mengidapnya, demikian dilaporkan The New York Times. “Kondisi tersebut, yang dikenal sebagai mukormikosis, memiliki tingkat kematian yang tinggi dan muncul di India sebelum pandemi,” kata Times. “Ini disebabkan oleh jamur yang tumbuh subur di lingkungan basah dan dapat menyerang melalui saluran pernapasan, berpotensi mengikis struktur wajah dan merusak otak.”

Meskipun jarang, kondisi tersebut tampaknya mempengaruhi orang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti pasien COVID, atau orang dengan kondisi yang sudah ada/penyakit penyerta. The Times mengatakan beberapa ahli berpikir peningkatan penggunaan steroid pada pasien rawat inap mungkin menjadi penyebabnya. (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s