Memutus Mata Rantai Thalassemia: Periksa Darah Sebelum Menikah

Berandasehat.id – Thalassemia dapat dicegah. Salah satu caranya adalah dengan melakukan periksa darah sebelum menikah bagi calon pasangan suami istri.

Untuk diketahui, thalassemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan dari salah satu atau kedua orang tua.Kelainan ini membuat penderitanya mengalami anemia atau kurang darah dan harus diwaspadai karena dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung, tumbuh kembang terhambat, gangguan hati dan ginjal hingga kematian.

Penyandang thalassemia memerlukan perawatan sejak dini dan terapi secara rutin untuk dapat memiliki kehidupan yang berkualitas dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Kepatuhan penyandang dalam mengonsumsi obat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan kelasi besi. 

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, Cut Putri Arianie, dalam penanggulanan penyakit thalassemia, pemerintah telah menerapkan tiga pilar yaitu promosi kesehatan, deteksi dini, dan penanganan khusus. “Untuk promosi kesehatan dilakukan dengan memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit thalassemia bagaimana mencegah dan mengobati. Untuk deteksi dini dilakukan khususnya pada orang terdekat penyandang thalassemia. Dan terakhir untuk penanganan khusus biasanya dilakukan di rumah sakit,” ujar Cut Putri dalam webinar yang dihelat Kalbe Farma, baru-baru ini.

Penyakit thalassemia ini merupakan masalah yang perlu perhatian khusus. Menurut data dari Yayasan Thalassemia Indonesia sudah hampir 11.000 ribu penyandang Thalassemia,  dimana untuk pembawa sifat sendiri sekiar 6-10% jumlah penduduk Indonesia. Selain itu bagi keluarga yang memilik anak penyandang thalassemia juga perlu diperhatikan, karena akan menimbulkan dampak psikologi dan ekonomi yang cukup berat. Salah satunya si anak harus melakukan transfusi darah seumur hidup dengan kebutuhan biaya yang cukup besar karena belum semua fasilitas kesehatan mendukung dalam melakukan transfusi darah. 

Selain itu, jarak fasilitas kesehatan dengan rumah penyandang thalassemia yang kadang membutuhkan perjalanan yang cukup jauh. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pihak swasta, media, akademisi, komunitas dan masyarakat agar pencegahan penyakit thalassemia bisa dilakukan sejak dini. 

Dikatakan konsultan hematologi-onkologi anak, Sri Mulatsih, pengobatan yang diberikan untuk penyintas thalassemia bisa dilakukan dengan transfusi darah dan pemberian kelasi besi secara rutin untuk meningkatkan harapan dan kualitas hidup lebih baik.

Di kesempatan yang sama, Unting Patri Wicaksono Pribadi dari Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS mengatakan BPJS Kesehatan, mengatakan akan melakukan penyederhanaan pelayanan bagi pasien thalassemia. Pasien thalassemia umumnya dilayani sebagai Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) sebesar 87.01% dari total kasus thalassemia. “Dari trend kasus thalassemia terjadi peningkatan kasus RJTL di tahun 2017 sebanyak 118 ribu menjadi 214 ribu di tahun 2020,” ujarnya. Sedangkan dari lokasi faskes, penyakin thalassemia banyak dilayani faskes di pulau Jawa. 

“BPJS akan berperan aktif dan berkomitmen untuk mensukseskan program JKN-KIS dan menjaga keberlangsungannya. Mari optimalisasi sosialisasi dan pencegahan di semua aspek untuk memutus mata rantai penyakit thalassemia,” ujar Unting. 

Rum Martani, motivational coach, menuturkan thalassemia jangan dianggap sebagai musibah. “Memiliki pengetahuan tentang thalassemia sangat diperlukan untuk mencegah bullying terhadap penyandang penyakit ini,” ujarnya. Namun ada kalanya perundungan/bullying tetap terjadi dan kita sulit untuk menghentikannya. “Salah satu solusinya adalah kita harus berlatih mengelola respons kita,” tandasnya. (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s