Hati-hati, Kegemukan Dekat dengan Risiko Psoriasis

Berandasehat.id – Indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi tampaknya dikaitkan dengan peningkatan risiko untuk mengembangkan psoriasis, sebuah penyakit autoimun yang membuat tampilan kulit bersisik saat kambuh.

Berdasar riset yang diterbitkan secara online 9 Juni  2021 di Journal of American Academy of Dermatology. Alexandra Norden, dari Donald &  Barbara Zucker School of Medicine di Hofstra/Northwell di New Hyde Park, New York, dan rekan membandingkan kejadian psoriasis di antara pasien yang dikelompokkan berdasarkan kategori BMI dalam analisis kohort retrospektif lebih dari 1,5 juta pasien di Amerika Serikat antara 1 Januari 2008, dan 9 September 2019.

Para peneliti menemukan bahwa di antara pasien normal atau kurus, kelebihan berat badan, obesitas kelas 1, dan obesitas kelas 2/3, insiden kasar psoriasis per 10.000 orang-tahun masing-masing adalah 9,5, 11,9, 14,2, dan 17,4. Peningkatan risiko yang signifikan untuk mengembangkan psoriasis terlihat pada mereka yang kelebihan berat badan, obesitas kelas 1, dan obesitas kelas 2/3 dibandingkan dengan mereka yang memiliki BMI <25,0 kg/m² (rasio hazard yang disesuaikan, masing-masing 1,19, 1,34, dan 1,83).

“Analisis ini dapat mendukung upaya konseling untuk pasien yang berisiko psoriasis, seperti mereka yang memiliki riwayat keluarga,” tulis peneliti. “Pengamatan ini juga dapat mendukung penelitian mekanistik tentang hubungan antara obesitas dan psoriasis, serta evaluasi peran penurunan berat badan dalam pengelolaan psoriasis.”

Psoriasis merupakan penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel kulit baru yang terlalu cepat. Akibatnya, sel kulit baru akan terus menumpuk di permukaan hingga membentuk bercak tebal yang berwarna merah dan bersisik. Psoriasis termasuk penyakit autoimun yang tidak diketahui pasti penyebabnya. Selain karena masalah sistem kekebalan tubuh, psoriasis biasanya muncul dipicu oleh berbagai faktor baik dari dalam diri maupun lingkungan.

Sejauh ini tidak untuk menyembuhkan psoriasis sehingga penyakit ini dapat kambuh. Namun dokter umumnya memberikan resep bagi pasien untuk mengelola penyakit. Psoriasis bukan termasuk penyakit kulit menular, sebab tidak disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Artinya, melakukan kontak kulit atau meminjam barang-barang pribadi milik penderita psoriasis tidak akan membuat kita tertular penyakit ini.(BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s