7 Hal Penghambat Upaya Turunkan Kolesterol, Simak Nih

Berandasehat.id – Bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi, mungkin perlu memperbaiki rutinitas harian dan memilih pilihan yang lebih sehat, misalnya konsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga. Dan bila dokter meresepkan obat penurun kolesterol, meminumnya secara konsisten.

Ilustrasi diet Mediterania

Tetapi mungkin ada sesuatu yang terlewat – yang dapat menyabotase kesuksesan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular? Cek apa saja faktor penghambat upaya penurunan kolesterol dan solusinya:

1. Mengabaikan asupan gula

Saat didiagnosis kolesterol tinggi, kebanyakan orang fokus pada upaya membatasi lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan. Tetapi penting juga untuk melihat jumlah gula dan alkohol – yang juga berkontribusi terhadap kolesterol tinggi, saran  Erin Donnelly Michos, MD, seorang profesor kedokteran di Johns Hopkins School of Medicine dan direktur kesehatan kardiovaskular wanita di Pusat Pencegahan Penyakit Kardiovaskular Johns Hopkins Ciccarone, di Baltimore.

Itu karena tubuh mengubah kelebihan kalori dari gula dan alkohol menjadi kolesterol dan trigliserida, yang dapat berkontribusi pada kadar kolesterol tidak sehat dalam darah. 

Untuk membantu meningkatkan kadar kolesterol, kurangi semua sumber gula, termasuk minuman manis, alkohol, dan karbohidrat olahan, seperti roti putih dan pasta, dan pilih biji-bijian yang kaya serat penurun kolesterol.

2. Tidak mengetahui profil panel lipid

Selain LDL, ketahui juga panel lipid lainnya dengan tes darah, termasuk dalam hal ini kolesterol high-density lipoprotein (HDL, atau kolesterol baik), trigliserida, dan kolesterol total darah (atau serum) (dihitung dengan menambahkan HDL, LDL, dan 20 persen trigliserida).

Untuk mengevaluasi risiko penyakit kardiovaskular, dokter juga akan mempertimbangkan faktor risiko lain, seperti usia, riwayat keluarga, dan apakah seseorang memiliki kondisi kesehatan lain yang terkait dengan penyakit jantung, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, menurut American Heart Association. (AHA).

3. Hanya andalkan statin

Mengonsumsi statin tidak berarti Anda dapat mengabaikan saran tentang diet penurun kolesterol. Banyak orang yang percaya bahwa obat statin akan menghilangkan kelebihan kolesterol, terlepas dari apa yang mereka makan.

Faktanya, meskipun Anda minum obat kolesterol, namun asupan kalori, mengurangi jumlah lemak jenuh dan karbohidrat, yang dapat berkontribusi pada kadar kolesterol yang tidak sehat tetap harus diperhatikan. Sebagai gantinya, makanlah makanan penurun kolesterol, seperti kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran yang kaya serat, dan biji-bijian.

4. Menghindari semua lemak

Meskipun benar bahwa harus mengurangi lemak trans dan lemak jenuh – sering ditemukan dalam makanan yang dipanggang, seperti biskuit dan kue kering – tidak semua lemak perlu dihindari. Mereka dengan kolesterol tinggi disarankan tetap mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menyehatkan jantung. Hal ini dapat ditemukan dalam minyak zaitun, zaitun, dan kacang-kacangan – serta makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon, tuna, dan makarel. 

Namu, perhatikan jumlah kalori yang dimakan, meskipun mengonsumsi lemak yang dipandang sehat.

5. Melupakan olahraga

“Diet saja sering kali tidak cukup. Butuh dikombinasikan dengan olahraga,” kata Michos. Bicara tentang olahraga persamaannya cukup sederhana: Tidak banyak bergerak sama dengan tingkat HDL yang lebih rendah, menurut AHA. Anda dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi dengan melakukan setidaknya 150 menit olahraga intensitas sedang, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau bahkan melakukan pekerjaan berkebun – setiap minggu.

Sebuah tinjauan yang diterbitkan pada November 2018 di jurnal BioMed Research International menemukan bahwa latihan aerobik intensitas rendah dan sedang menyebabkan penurunan kolesterol total yang signifikan, termasuk LDL.

6. Konsumsi obat statin bersamaan dengan jeruk

Mengonsumsi statin bersamaan dengan jus jeruk bali mungkin menjadikan obat bekerja tidak efektif. Menurut Klinik Cleveland, jus jeruk bali mengandung bahan kimia yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memecah statin tertentu.

7. Mengabaikan pola makan sehat

Diet Mediterania, yaitu rencana makan yang melibatkan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, lemak sehat, dan ikan terbukti efektif dalam menurunkan kolesterol. Pola makan Mediterania tinggi asam lemak omega-3, yang berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, dan mengurangi makanan tinggi lemak jenuh. (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s