Moms, Kurang Gizi pada Anak Tak Bisa Dianggap Remeh Dampaknya Jangka Panjang

Berandasehat.id – Undernutrition (kekurangan nutrisi/kurang gizi) adalah masalah umum secara global yang dapat memberi dampak kesehatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

Indonesia tak luput dari masalah kurang gizi ini: Data menyebut 1 dari setiap 4 anak mengalami stunting (anak kerdil) akibat kekurangan nutrisi. Stunting menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai.

Anak-anak didefinisikan terhambat gizinya jika tinggi badan mereka terhadap usia lebih dari dua deviasi standar di bawah median standar pertumbuhan anak WHO.

Ilustrasi anak stunting

Bila tidak segera ditangani sejak dini,  kondisi ini dapat membawa konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki. Oleh sebab itu, intervensi pada rentang usia dini harus segera dilakukan untuk mencegah pertumbuhan yang terhambat, daya tahan tubuh yang rendah, dan perkembangan kognitif yang tidak optimal di masa depan.

Menurut Dokter Anak Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolis RSUP Fatmawati, Dr. dr. Lanny C. Gultom, Sp.A(K), kekurangan nutrisi dapat terjadi di semua anak, tanpa memandang kondisi sosioekonomi dan geografi mereka. “Penting bagi orang tua untuk sadar akan status pertumbuhan dan nutrisi anak mereka,” ujar Lanny di acara webinar yang dihelat Abbot menandai peluncuran PediaSure New Formula dengan Arginin dan Vitamin K2, Kamis (14/10).

Sayangnya, di situasi pandemi saat ini membuat pemenuhan kebutuhan nutrisi dan pengukuran tinggi dan berat badan secara berkala di fasilitas kesehatan lebih terbatas bagi para orang tua. “Butuh dukungan secara konsisten dalam hal pemenuhan nutrisi anak. Tidak seperti anggapan pada umumnya, pengaruh genetika terhadap tinggi badan mulai dari bayi hingga usia balita sangat kecil. Nutrisi dan faktor lingkungan seperti kebersihan dan olahraga berperan jauh lebih besar,” tandas Lanny.

Untuk membantu mengatasi berbagai masalah pertumbuhan di Indonesia, Abbott merilis alat yang diharapkan membantu para orang tua, guru, dan penyedia jasa kesehatan dalam memantau tumbuh kembang anak, salah satunya menggunakan GrowthPedia. Alat ukur tinggi badan dengan saran nutrisi online ini bertujuan untuk membantu orang tua dalam mengidentifikasi risiko masalah pertumbuhan pada anak dan mendorong intervensi nutrisi sejak dini.

Selain itu Abbot juga menggelar rangkaian webinar mengenai nutrisi dan pertumbuhan, yang bertujuan untuk mengedukasi lebih dari 10 ribu orang tua dan guru sekolah hingga akhir tahun 2021.

Juga dilangsungkan pelatihan online bagi para kader kesehatan, bidan, serta tenaga medis lainnya untuk dapat mengenali tanda-tanda malnutrisi dan melakukan tindakan intervensi melalui nutrisi dan pemantauan yang cukup dan teratur.

Presiden Direktur PT Abbott Products Indonesia, Angelico Escobar, sepakat bahwa nutrisi adalah pondasi penting bagi kualitas hidup yang baik di masa depan. “Oleh sebab itu, Abbott berkomitmen untuk senantiasa berusaha mengoptimalkan pertumbuhan anak dengan menyediakan nutrisi yang berbasis ilmiah,” tuturnya.

Arginin dan Vitamin K2, dua nutrisi yang terbukti secara klinis untuk lebih jauh mendukung pertumbuhan tulang yang lebih panjang dan kuat. “Arginin adalah asam amino penting yang memainkan peran dalam pertumbuhan tinggi badan. Arginin memicu multiplikasi sel pada lempeng pertumbuhan tulang untuk membantu tulang tumbuh lebih panjang,” beber Medical Director for Abbott Nutrition Business in Pacific Asia, Dr. Jose Dimaano Jr.

Dimaano menyampaikan, riset menemukan bahwa anak-anak dengan stunting memiliki level Arginin yang lebih rendah dalam darahnya jika dibandingkan dengan anak-anak biasa, dan asupan Arginin yang rendah diasosiasikan dengan pertumbuhan tinggi badan yang lebih lambat. 

“Vitamin K2 adalah nutrisi penting yang membantu menyalurkan dan mengikat kalsium ke tulang dan pada akhirnya memicu pertumbuhan tulang yang kuat,” pungkas Dimaano.  (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s