Berandasehat.id – Gangguan penglihatan dan kebutaan masih menjadi masalah dunia, khususnya di Indonesia. Pada 2014, diperkirakan terdapat 2,2 miliiar penduduk Indonesia yang mengalami gangguan penglihatan termasuk di dalamnya adalah kebutaan dan satu miliar di antaranya dapat dicegah.

Hasil survei kebutaan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB), tahun 2014 hingga 2016 oleh Perdami dan Badan Litbangkes Kemenkes pada usia 50 tahun ke atas, angka kebutaan Indonesia mencapai tiga persen dan 81 persen karena katarak.

Prevalensi kebutaan pada penduduk usia 50 tahun ke atas di Sulawesi Selatan mencapai 2,6% (hanya sedikit di bawah rata-rata nasional 3,0%). Selain itu, khusus kebutaan akibat katarak, prevalensi di Sulawesi Selatan sebesar 1,8% (dengan rerata nasional 1,9%).

Ilustrasi groundbreaking RS Mata JEC-Orbita @ Makassar (dok.istimewa)

Laporan InfoDATIN, Kementerian Kesehatan: Situasi Gangguan Penglihatan (2018) memperlihatkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki jumlah sumber daya manusia yang cukup besar, yakni 145 dokter spesialis mata; terbanyak kelima setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur (403), Jawa Barat (304), Jawa Tengah (202).

Terkait dengan hal ini, JEC Eye Hospitals & Clinics bakal membangun cabang rumah sakit mata terbarunya, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar. Dimulainya proses konstruksi ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) di lahan pendirian yang berlokasi di Jl. Masjid Raya No. 75, Timungan Lompoa, Bontoala, Kota Makassar, Sabtu (4/12/2021).

RS Mata JEC-Orbita @ Makassar disiapkan menjadi sentra kesehatan mata paling komprehensif dengan dukungan teknologi mutakhir di Sulawesi Selatan, dan hub strategis untuk kawasan Indonesia bagian timur.

Rencananya, infrastruktur RS Mata JEC-Orbita Makassar akan berupa gedung sepuluh lantai dan satu semi-basement (dengan keseluruhan luas bangunan 8.600 persegi) dan berdiri di atas areal berluas 1.462 meter persegi.

Cabang rumah sakit mata kelima dari JEC Eye Hospitals & Clinics ini akan siap beroperasi pada 2023, dengan target kunjungan sejumlah 50.000 pasien pada tahun pertama pembukaan.

“Pembangunan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar menguatkan komitmen kami sebagai bagian dari jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics untuk menghadirkan pusat kesehatan mata berkonsep one-stop-services; khususnya bagi masyarakat Makassar dan umumnya bagi masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur,” ujar Direktur Utama JEC-Orbita @ Makassar, Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K).

Dengan konsep ini, seluruh pasien yang mengalami gangguan mata bisa mendapatkan layanan penanganan terintegrasi di satu tempat, tanpa perlu rujukan ke institusi kesehatan lain. “Didukung dengan pengalaman JEC sebagai eye care leader di Indonesia, kami siap membawa RS Mata JEC-Orbita @ Makassar menjadi sentra kesehatan paling komprehensif dengan teknologi paling mutakhir di wilayah Indonesia bagian timur,” imbuh Habibah.

RS Mata JEC-Orbita @ Makassar akan dibangun dan dijalankan berlandas standardisasi kualitas layanan kesehatan mata yang mengacu pada ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH) dan World Association of Eye Hospital (WAEH).

Untuk diketahui, di kedua asosiasi rumah sakit mata terkemuka tersebut, JEC turut berperan menjadi untuk penanganan katarak dengan premium lensa, bedah refraksi (LASIK , ReLEx SMILE dan transplantasi kornea), vitreo-retinal, glaukoma, infeksi dan imunologi, okuloplasti (bedah plastik mata dan rekonstruksi), mata anak dan strabismus, mata kering/dry eye, neuro oftalmologi, low vision, lensa kontak, 3D protesa mata, hingga bank mata.

Menanggapi rencana pembangunan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar, Kepala Bidang Pelayanan Kesehata, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Drg. Atik Kurnia Sabarati, M.Kes, menyambut positif dan mendukung pembangunan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar yang disiapkan menjadi sentra kesehatan mata paling komprehensif yang diperkuat teknologi termutakhir di Makassar dan Sulawesi Selatan.

“Didukung pula dengan para dokter spesialis mata di Sulawesi Selatan yang tergolong kelima terbanyak di Indonesia, kami semakin optimistis bahwa Makassar mampu menjadi hub penanganan kesehatan mata terdepan untuk wilayah Indonesia bagian timur,” tandas Atik.

Saat ini, secara keseluruhan JEC Eye Hospitals and Clinics telah memiliki 13 cabang yang tersebar di berbagai kota. RS Mata JEC-Orbita @ Makassar akan menjadi rumah sakit mata kelima naungan JEC Eye Hospitals & Clinics. Sebelumnya, JEC telah mengoperasikan RS Mata JEC @ Kedoya, RS Mata JEC @ Menteng, RS Mata JEC-Primasana @ Tanjung Priok dan RS Mata JEC-Candi @ Semarang.

Di samping itu, JEC juga memiliki 9 cabang kategori klinik yang tersebar di 7 kota, yaitu Klinik Utama Mata JEC @ Cibubur, Klinik Utama Mata JEC @ Tambora, Klinik Utama Mata JEC @ Cinere, Klinik Utama Mata JEC @ Bekasi serta Klinik Utama Mata Candi Eye Center (CEC) di Semarang, Klinik Utama Mata JEC-Anwari @ Purwokerto, Klinik Utama Mata JEC-Java @Surabaya, Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar dan Klinik Utama Mata JEC-Bali @ Denpasar. (BS)