Berandasehat.id – Penyakit jantung bawaan (congenital heart disease) merupakan penyebab cacat lahir yang paling sering ditemukan ketimbang kelainan bawaan lainnya. Angka kejadian PJB di seluruh dunia diperkirakan mencapai 1,2 juta kasus dari 135 juta kelahiran hidup setiap tahunnya.

Dari jumlah tersebut, sekitar 300.000 kasus dikategorikan PJB berat yang membutuhkan operasi kompleks agar dapat bertahan hidup. Sementara di Indonesia, angka kejadian PJB diperkirakan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup (9: 1000 kelahiran hidup) setiap tahunnya.

Ilustrasi donasi Omron untuk anak dengan penyakit jantung bawaan (dok. istmewa)

PJB terjadi karena adanya gangguan pada proses pembentukan dan perkembangan jantung sejak bayi di dalam kandungan. Penderita kelainan ini memiliki siklus dan aliran darah yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari gangguan pada katup, ruang jantung, septum (dinding penyekat antar ruang jantung), atau pembuluh darah dari dan ke jantung. Gangguan aliran darah ini akan menimbulkan keluhan dan gejala pada penderitanya.

Terkait dengan hal ini, PT OMRON Healthcare Indonesia, memberikan donasi sebesar Rp600 juta untuk anak-anak dengan PJB. Disampaikan Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe, bantuan difokuskan untuk kegiatan intervensi dan deteksi dini PJB pada anak-anak, selain membantu pembiayaan operasi jantung bawaan pada anak-anak dan remaja dari keluarga tidak mampu.

“OMRON memberikan donasi ini sebagai wujud simpati dan dukungan perusahaan terhadap anak-anak dan remaja dengan penyakit jantung bawaan. Besar harapan kami agar bantuan ini dapat meringankan beban mereka dalam melakukan pengobatan dan memperbaiki kualitas hidup mereka dengan jantung yang lebih sehat,” ujar Tomoaki Watanabe.

Donasi ini disampaikan OMRON dalam rangka Hari Jantung Sedunia 2021 dan Ulang Tahun Yayasan Jantung Indonesia (YJI) ke-40 sebagai bentuk dukungan dalam kampanye jantung sehat dan upaya memerangi penyakit kardiovaskular.

Selain memberikan donasi, OMRON, yang telah menjadi mitra penting YJI selama lebih dari 10 tahun, juga akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan penting YJI di tahun 2021 hingga 2023, seperti Hari Jantung Sedunia, Hari Hipertensi Sedunia, Heart at Work dan Heartnews.

“OMRON telah berkolaborasi dengan YJI selama bertahun-tahun untuk memperingati Hari Jantung Sedunia, dengan membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung serta bahaya hipertensi melalui berbagai kegiatan,” imbuh Tomoaki Watanabe.

Ketua bidang Dana Yayasan Jantung Indonesia, Sita Satar, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga atas kolaborasi PT. OMRON Healthcare Indonesia selama 14 tahun, bekerja sama melakukan kegiatan-kegiatan Yayasan Jantung Indonesia, mulai dari kegiatan Promosi dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat luas melalui berbagai media,” ujarnya.

Sita mengatakan, bantuan yang diberikan OMRON akan sangat membantu 23 anak dengan PJB yang saat ini sedang menunggu giliran operasi. YJI sendiri hingga kini telah mengoperasi 2.173 pasien.

Sebagian besar pasien YJI atau 53% merupakan anak-anak usia 0-13 tahun, dimana 70% memiliki kelainan jantung bawaan, 27% penyakit katup jantung dan lainya memiliki gangguan irama jantung (aritmia), peradangan pembuluh darah (arteritis), tumor jantung (myxoma), dan lainnya. (BS)