Berandasehat.id – Pria yang menerima transplantasi/cangkok jantung babi pertama di dunia terus berangsur pulih, empat hari setelah operasi eksperimental.

Sejak transplantasi, David Bennett telah terhubung ke mesin jantung-paru untuk mendukung kinerja jantung barunya. Dia dikeluarkan dari mesin pada Selasa, 11 Januari 2022 waktu setempat, menurut Deborah Kotz, juru bicara Fakultas Kedokteran Universitas Maryland.

“Masih dalam hitungan hari dan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan,” kata Kotz dikutip MedicalXpress, Rabu (12/1/2022).

David Bennett (kanan), penerima cangkok hati babi (dok. University of Maryland School of Medicine)

Bennett (57), menerima transplantasi yang bersifat eksperimental Jumat lalu di University of Maryland Medical Center. Dokter memberinya jantung babi yang dimodifikasi secara genetik sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan hidupnya.

Menurut dokter yang merawatnya, kondisi Bennett, yaitu gagal jantung dan detak jantung tidak teratur, membuatnya tidak memenuhi syarat untuk transplantasi jantung manusia atau pompa jantung.

Karena kekurangan organ manusia yang disumbangkan untuk transplantasi, para ilmuwan telah mencoba mencari cara untuk menggunakan organ hewan sebagai gantinya. 

Ilmuwan memutuskan memodifikasi jantung berasal dari babi secara genetik, bertujuan untuk menurunkan peluang kemungkinan untuk ditolak oleh tubuh manusia.

Administrasi Obat dan Makanan (FDA) yang mengawasi eksperimen semacam itu, mengizinkan operasi yang disebut sebagai ‘otorisasi darurat penggunaan penuh kasih’ tersedia ketika pasien dengan kondisi yang mengancam jiwa tidak memiliki pilihan lain. (BS)