Berandasehat.id – Diketahui sejak lama bahwa obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan risiko terkena kanker, tetapi pertanyaannya sampai sekarang adalah mengapa? 

Kini para peneliti di University of Bergen berhasil menunjukkan bahwa lipid yang terkait dengan obesitas membuat sel kanker lebih agresif dan cenderung membentuk tumor sebenarnya, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications.

Para peneliti telah menemukan bahwa lingkungan yang berubah di sekitar sel kanker, dari berat badan normal menjadi kelebihan berat badan/obesitas, mendorong sel kanker untuk beradaptasi.

Ilustrasi kanker (dok. istimewa)

“Ini berarti bahwa bahkan tanpa adanya mutasi gen baru, obesitas meningkatkan risiko terbentuknya tumor,” kata associate professor Nils Halberg. 

Obesitas adalah penyebab sekitar 500.000 kasus kanker baru setiap tahun. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan melonjaknya angka obesitas.

“Untuk membedah secara ilmiah bagaimana kedua penyakit rumit ini berinteraksi sangat menarik dan bermanfaat. Terutama karena pemahaman baru ini akan memungkinkan para peneliti untuk merancang perawatan yang lebih baik untuk pasien kanker yang mengalami kegemukan,” imbuh Halberg. (BS)