Berandasehat.id – Migrain merupakan jenis sakit kepala yang mengganggu, bahkan menurunkan produktivitas jika kejadiannya berulang. Ada kabar baik untuk masalah sakit kepala ini: Peningkatan asupan makanan berserat dikaitkan dengan penurunan kejadian migrain. Hao Huang dan Kaiyin He, keduanya dari The First Affiliated Hospital di Universitas Jinan di Guangzhou, Cina, meneliti hubungan antara asupan serat makanan dan prevalensi sakit kepala parah atau migrain menggunakan data dari National Health and Nutrition Examination Survey (1999 hingga 2004) .

Para peneliti menemukan bahwa setelah disesuaikan dengan kovariat, ada hubungan terbalik yang signifikan yang terlihat antara asupan serat makanan dan sakit kepala parah atau migrain, dengan prevalensi terendah yang diamati pada kuintil kelima (rasio odds, 0,74). Untuk setiap peningkatan asupan serat makanan 10 g/hari, prevalensi sakit kepala parah atau migrain menurun sebesar 11 persen. Namun, di antara orang Amerika Meksiko, ras lain, atau mereka yang memiliki indeks massa tubuh 25 hingga 30 kg/m², tidak ada hubungan terbalik yang terlihat.

“Sejauh pengetahuan kami, tidak ada penelitian sebelumnya yang meneliti hubungan antara serat makanan dan sakit kepala parah atau migrain,” tulis para penulis dikutip laman Healthday. 

“Meningkatkan asupan makanan kaya serat dapat melindungi dari sakit kepala parah atau migrain. Namun, studi lebih prospektif harus dilakukan untuk memastikan hubungan itu,” ujar peneliti.

Penelitian telah diterbitkan online 4 Januari 2023 di Frontiers in Nutrition. (BS)

Advertisement