Berandasehat.id – Tidak merokok, tidak batuk terus-menerus, jadi sebagian orang berpikir bahwa kanker paru bukan masalah. Tapi anggapan ini tak sepenuhnya benar. Sementara merokok tetap menjadi penyebab utama kematian akibat kanker paru, sekitar 20% orang yang didiagnosis tidak pernah menyentuh rokok.

Mendeteksi tanda-tanda awal sangat penting, namun banyak gejala yang sangat halus sehingga mudah terlewatkan. Orang dengan kanker paru mungkin mengalami batuk terus-menerus, infeksi dada berulang, batuk berdarah, sesak napas, nyeri dada, kelelahan terus-menerus, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Sementara hal itu adalah tanda-tanda umum yang biasanya dikaitkan orang dengan kanker paru, kita akan mengeksplorasi peringatan diam-diam yang mungkin dikirim tubuh yang sering kali mudah diabaikan terkait kanker baru. Berikut uraiannya:

Pembengkakan wajah dan leher

Pasien kanker paru dapat mengembangkan tumor di dekat vena cava superior, vena besar yang membawa darah terdeoksigenasi dari kepala, leher, tungkai atas, dan batang tubuh kembali ke jantung. Komplikasi yang dikenal sebagai sindrom vena cava superior, terjadi ketika tumor menekan vena dan kelenjar getah bening di dekatnya, menyebabkan darah menumpuk dan mengakibatkan pembengkakan di wajah dan leher.

Gejala kesehatan mental

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang kemudian didiagnosis menderita kanker paru sering mengalami masalah kesehatan mental seperti kebingungan, kecemasan, dan depresi. Gejala-gejala ini dapat disebabkan oleh tumor yang memengaruhi otak, dampak kanker pada sistem kekebalan tubuh atau hormon, atau kadar kalsium tinggi yang terkait dengan kanker.

Tanda dan gejala kanker paru dilihat dari tangan (dok. ist)

Jari-jari tangan kaku

Jari-jari yang kaku merupakan gejala yang penting namun sering diabaikan yang terkait dengan kanker paru. Hal ini terjadi ketika tumor paru tertentu menghasilkan zat seperti hormon yang meningkatkan aliran darah dan akumulasi cairan di ujung jari, yang menyebabkan pembesaran. Kondisi ini ditandai dengan ujung jari yang membulat dan menonjol serta kuku yang mungkin tampak mengilap atau lebih melengkung dari biasanya.

Masalah perut

Diperkirakan sekitar 40% pasien kanker paru mengembangkan tumor yang melepaskan zat yang dapat mengganggu kadar kalsium normal. Kalsium yang berlebihan dalam darah memengaruhi pencernaan dan menyebabkan kram perut, mual, dan sembelit.

Nyeri bahu dan punggung

Tidak semua kanker paru memengaruhi sistem pernapasan. Misalnya, tumor Pancoast adalah jenis kanker paru yang tumbuh di bagian atas paru dan dapat menyebar ke tulang rusuk, tulang belakang, saraf, dan pembuluh darah. Jenis kanker paru ini dapat menyebabkan nyeri di tulang belikat, punggung atas, dan lengan.

Deteksi dini kanker

Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker paru sangat bergantung pada seberapa jauh kanker telah menyebar pada saat diagnosis. Jika terdeteksi dini, saat kanker masih terlokalisasi, dan diobati dengan segera, beberapa kanker paru dapat mengalami remisi.

Bila mengalami gejala apa pun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Namun, perlu diingat bahwa gejala-gejala ini belum tentu mengindikasikan kanker paru, karena dapat dikaitkan dengan kondisi lain. (BS)