Berandasehat.id – Bertentangan dengan kepercayaan umum, yoga mungkin kurang efektif dibandingkan bentuk latihan konvensional dalam meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Advances in Integrative Medicine secara sistematis meninjau literatur yang ada, termasuk uji coba terkontrol acak, uji coba silang, dan studi bukan acak, yang membandingkan yoga dan intervensi latihan lainnya pada orang dewasa yang kurang gerak.

Para peneliti menunjukkan bahwa tujuan studi untuk menilai dampak intervensi ini terhadap fungsi pembuluh darah, yang diukur dengan ultrasonografi.

Fungsi pembuluh darah mengacu pada kemampuan pembuluh darah untuk mengangkut darah secara efisien ke jaringan. Elastisitas dan respons pembuluh darah ini merupakan indikator penting kesehatan kardiovaskular.

Perilaku kurang gerak dan duduk dalam waktu lama diketahui dapat mengganggu fungsi pembuluh darah, meningkatkan risiko hipertensi, penumpukan kolesterol, dan trombosis.

“Bayangkan pembuluh darah seperti selang taman yang fleksibel. Jika menegang, risiko serangan jantung dan stroke meningkat. Studi kami menunjukkan bahwa olahraga terstruktur menjaga selang tersebut tetap fleksibel, sementara yoga memberikan beberapa manfaat tetapi tidak seandal itu,” ujar Rekan penulis Dr. Leena David, seorang spesialis pencitraan diagnostik medis dan dosen di Universitas Sharjah.

Dia mengakui, orang dewasa paruh baya dan lebih tua sering kali merasakan peningkatan dari yoga, tetapi orang dewasa yang lebih muda mungkin tidak.

Temuan ini sangat relevan bagi sekitar 300 juta orang di seluruh dunia yang berlatih yoga dan lebih dari 620 juta individu yang terkena penyakit kardiovaskular pada t2023.

Para peneliti menyimpulkan bahwa modalitas olahraga tradisional, seperti Tai Chi, Pilates, dan latihan interval intensitas tinggi, secara konsisten mengungguli yoga dalam meningkatkan fungsi pembuluh darah di antara individu yang tidak banyak bergerak.

Dr. David menekankan bahwa meskipun gerakan itu penting, jenis, intensitas, dan konsistensi aktivitas fisik merupakan penentu utama kesehatan pembuluh darah.

“Bahkan rutinitas sederhana pun dapat membuat arteri lebih tangguh. Pembuluh darah memiliki memori, dan setiap latihan membantu mereka melupakan kerusakan akibat duduk seharian,” tambahnya.

Ia juga menggambarkan duduk terlalu lama mirip dengan ‘merokok’ yang secara diam-diam mencuri waktu bertahun-tahun dari arteri manusia. “Gerakan adalah penawar yang sempurna,” tuturnya.

Meskipun yoga tetap mudah diakses dan signifikan secara budaya, studi ini menunjukkan bahwa individu yang mencari manfaat kardiovaskular yang konsisten mungkin perlu melengkapi yoga dengan bentuk olahraga yang lebih berat.

Para penulis menganjurkan pendekatan yang bernuansa terhadap aktivitas fisik, terutama dalam penyampaian pesan kesehatan masyarakat.

“Yoga memiliki akar budaya yang dalam dan menunjukkan potensi sebagai intervensi kesehatan yang inklusif dan mudah diakses,” catat Dr. David.

“Pada saat yang sama, industri kebugaran dan kesehatan digital dapat memanfaatkan wawasan ini untuk mengembangkan program olahraga terstruktur dan solusi berbasis teknologi bagi populasi yang kurang gerak,” imbuhnya.

Para peneliti berharap temuan itu akan mendorong penyedia layanan kesehatan untuk merekomendasikan olahraga tidak hanya untuk manajemen berat badan tetapi juga sebagai strategi yang terbukti untuk meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

Meskipun yoga mungkin tidak secara konsisten meningkatkan fungsi pembuluh darah, aktivitas itu tetap menjadi pilihan yang berharga, terutama bagi lansia dan mereka yang tidak mampu atau tidak mau melakukan latihan intensitas tinggi.

Dr. David menambahkan, dalam skala yang lebih besar, kampanye kesehatan masyarakat dapat menekankan bahwa gerakan adalah obat. “Hal ini dapat mendorong kombinasi olahraga dan yoga untuk membuat kesehatan jantung lebih mudah diakses dan sesuai dengan budaya. Lupakan tujuan kebugaran, ini tentang melindungi sistem GPS internal tubuh yang membuat Anda tetap hidup,” pungkasnya dilaporkan MedicalXpress. (BS)