Berandasehat.id – Seorang anggota kru kapal pesiar MV Hondius yang turun di Kepulauan Canary Spanyol dan dipulangkan ke Belanda dikonfirmasi pada Jumat (22/5) sebagai kasus hantavirus baru, menurut keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Hari ini, Belanda mengonfirmasi kasus tambahan di antara seorang anggota kru yang turun di Tenerife, dipulangkan ke Belanda dan telah mengisolasi diri sejak saat itu,” kata Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat, dikutip AFP.

Dia mengatakan ini berarti sekarang ada total 12 kasus yang dicurigai dan dikonfirmasi, termasuk tiga kematian.

Tedros menegaskan kembali bahwa tidak ada kematian yang dilaporkan sejak 2 Mei, ketika wabah pertama kali dilaporkan ke WHO. “Kami terus mendesak negara-negara yang terkena dampak untuk memantau semua penumpang dan kru dengan cermat selama sisa periode karantina,” katanya dalam konferensi pers.

“Lebih dari 600 kontak terus dipantau di 30 negara, dan sejumlah kecil kontak berisiko tinggi masih sedang dilacak,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak berwenang Belanda mengatakan anggota kru tersebut telah dibawa ke rumah sakit. “Virus Andes telah terdeteksi pada satu orang yang sedang menjalani karantina di Belanda. Pasien tersebut telah dirawat di rumah sakit sebagai tindakan pencegahan dan diisolasi,” kata RIVM (Institut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Nasional Belanda).

Spesies Andes adalah satu-satunya strain hantavirus yang diketahui mampu menular dari manusia ke manusia.

Semua orang yang dievakuasi dari kapal berbendera Belanda ke Belanda diuji setiap minggu. Hasil tes positif dikonfirmasi oleh dua laboratorium terpisah, kata RIVM.

Orang yang dinyatakan positif tersebut telah menjalani karantina mandiri di rumah, menurut pihak berwenang, yang mendesak agar masyarakat tetap tenang.

“RIVM memahami bahwa berita ini dapat menimbulkan pertanyaan atau kekhawatiran. Namun, kemungkinan penyebaran lebih lanjut di Belanda tetap sangat kecil,” bunyi pernyataan itu.

Kapal tersebut berangkat pada 1 April dari Ushuaia, Argentina, singgah di pulau-pulau terpencil di Samudra Atlantik Selatan sebelum menuju ke utara ke Cape Verde, kemudian Tenerife di Kepulauan Canary Spanyol.

Kapal itu berlabuh di pelabuhan Rotterdam di Belanda pada hari Senin, dengan awak kapal yang jumlahnya sedikit menghadapi karantina selama beberapa minggu.

Disebarkan oleh hewan pengerat, hantavirus adalah virus langka yang belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuknya. (BS)