Berandasehat.id – Meskipun mangga dan alpukat punya cita rasa serta profil nutrisi yang sangat berbeda, keduanya menyediakan zat gizi yang saling melengkapi untuk mendukung berbagai aspek kesehatan kardiovaskular (jantung dan pembuluh farah) dan metabolik.
Mangga menyediakan serat pangan (2 g/porsi, 7% AKG (angka kecukupan gizi); ukuran porsi mangga: ¾ cangkir) dan merupakan sumber vitamin C yang sangat baik (50% AKG).
Mangga juga menyediakan serat makanan (2g/porsi, 7% nilai harian, ukuran porsi mangga: ¾ cangkir) dan merupakan sumber vitamin C yang sangat baik (50% nilai harian).
Vitamin C adalah antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan, sementara serat berkontribusi pada kesehatan pencernaan dan dapat membantu pengaturan gula darah, pengelolaan berat badan, dan kesehatan kardiovaskular.
Adapin alpukat menawarkan kombinasi nutrisi lain yang berpotensi bermanfaat. Mengandung serat (3g/saji, 11% nilai harian), ukuran porsi alpukat: 50 g (1/3 buah alpukat ukuran sedang)), yang berperan dalam mengatur kolesterol, gula darah, dan berat badan.
Buah ini juga mengandung lemak tak jenuh (6 gram), yang dapat mendukung kesehatan jantung dengan membantu mengurangi kolesterol LDL (kolesterol jahat), menggantikan lemak yang kurang sehat dalam makanan.
Selain itu, alpukat mengandung potasium (250mg, 6% nilai harian), mineral yang berperan dalam mengatur tekanan darah.
Menyediakan serat, antioksidan, lemak sehat, dan potasium, mangga dan alpukat menawarkan cara mudah untuk meningkatkan nilai gizi makanan sehari-hari.
Namun sejauh ini studi tidak membuktikan apakah mengonsumsi kedua buah tersebut secara bersamaan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan mengonsumsi salah satu buah secara terpisah, demikian laporan Science Daily. (BS)