Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna Bertahan Lama, Tidak Butuh Booster

Berandasehat.id – Sebuah studi baru menunjukkan bukti mengejutkan bahwa vaksin COVID-19 produksi Pfizer dan Moderna mungkin menawarkan kekebalan yang bertahan lebih lama daripada yang diperkirakan.

Penelitian yang diterbitkan bulan lalu menemukan bahwa booster mungkin tidak diperlukan untuk orang yang sebelumnya terinfeksi COVID-19 dan kemudian divaksinasi, lapor The New York Times. Bagi mereka yang sebelumnya terinfeksi dan kemudian divaksinasi, perlindungannya bisa bertahan bertahun-tahun.

Temuan baru yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa mungkin juga ada kekebalan yang bertahan lama bagi orang yang menerima vaksin Pfizer atau Moderna dan tidak memiliki riwayat COVID-19 sebelumnya. Studi ini tidak menyelidiki apakah akan ada efek serupa dengan vaksin COVID-19 dari Johnson & Johnson.

Para ilmuwan, yang dipimpin oleh Ali H. Ellebedy, PhD, dari Departemen Patologi dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St Louis, menemukan bahwa setelah dosis tunggal vaksin Pfizer, respons sel imun yang terletak di pusat germinal kelenjar getah bening, tetap aktif lebih lama dari yang diharapkan. Ini menunjukkan bahwa vaksin mRNA ini mungkin menawarkan perlindungan yang lebih lama terhadap virus yang tengah menjadi pandemi global dan menelan jutaan nyawa.

Empat puluh satu orang mengikuti penelitian ini, beberapa di antaranya telah pulih dari COVID-19. Para ilmuwan mempelajari sampel kelenjar getah bening dari 14 di antaranya.

Para peneliti juga menemukan bahwa vaksin Moderna dan Pfizer memberikan perlindungan yang kuat selama setidaknya 12 minggu setelah dosis kedua dan dapat memberikan perlindungan tingkat rendah selama setidaknya satu tahun.

“Studi ini menunjukkan bahwa pusat germinal memiliki respons sel B yang bertahan lama,” beber William Schaffner, MD, seorang profesor kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University, mengatakan kepada WebMD. “Antisipasinya adalah bahwa sel-sel memori ini akan bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama.”

Schaffner mengatakan bahwa sementara respons sel B — kunci sistem kekebalan — tidak terlalu lama, penelitian ini menawarkan wawasan tentang biologi tentang apa yang terjadi setelah seseorang menerima vaksin mRNA. 

Tetapi temuan itu seharusnya tidak mengarah pada kesimpulan yang cepat. “Adalah satu hal untuk memiliki afirmasi laboratorium biologi respons imun ini,” kata Schaffner. “Namun lain hal untuk mempelajari durasi perlindungan terhadap populasi orang dalam jumlah banyak.”

Dia mengatakan temuan itu juga menambah diskusi saat ini tentang apakah orang yang telah divaksinasi akan membutuhkan suntikan penguat. “Dua masalah besar itu dibahas di sini,” kata Schaffner. “Salah satunya adalah berapa lama sebenarnya perlindungan yang diberikan dari imunisasi awal. Yang lainnya adalah mungkinkah ada varian yang dapat menghindari perlindungan ini. Atau antibodi yang kami buat tidak akan secara khusus memberikan perlindungan.”

Dia mencatat bahwa ada optimisme dalam kenyataan bahwa tidak satu pun dari masalah ini muncul, bahkan 6 bulan setelah distribusi vaksin. “Studi seperti ini menunjukkan bahwa itu (kekebalan) bisa menjadi satu tahun atau lebih lama,” kata Schaffner. “Itu akan luar biasa.”

Namun, berapa lama kekebalan bertahan masih menjadi pertanyaan. “Para penulis sangat berhati-hati untuk tidak membuat proyeksi tertentu,” kata Schaffner. “Itu akan sangat sulit.”

Dia mengatakan bahwa meskipun suntkan penguat mungkin menjadi topik pembicaraan yang populer, hal itu seharusnya tidak terlalu menjadi perhatian, bahkan dengan varian saat ini.

“Vaksin yang kita miliki menawarkan perlindungan yang cukup baik untuk varian yang aktif,” kata Schaffner. “Jadi tidak ada kebutuhan mendesak untuk booster untuk saat ini.” (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s