Suntikan Vaksin Booster Tak Sama dengan Dosis Ketiga Loh, Cek Bedanya

Berandasehat.id – Pilihan vaksin Covid-19 semakin rumit, khususnya dengan kabar khasiatnya memudar seiring waktu. Jadi jangan merasa sedih jika banyak orang bingung tentang vaksin Covid-19 yang berbeda dan siapa yang memenuhi syarat untuk vaksin jenis tertentu.

Selain tiga vaksin yang disetujui oleh Administrasi Obat dan Makanan (FDA) di AS, yakni Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson, suntikan booster dan dosis ketiga kini tersedia di negara Paman Sam. Tapi suntikan itu tidak berlaku untuk semua orang. 

Dr. Eneida Roldan, CEO Kesehatan FIU dan direktur klinis inisiatif vaksin FIU, menjelaskan perbedaan suntikan itu. “Suntikan booster adalah untuk orang-orang yang respons kekebalannya mungkin melemah dari waktu ke waktu,” kata Roldan. 

“Sedangkan suntikan dosis ketiga adalah untuk orang-orang yang mungkin tidak memiliki respons imun yang cukup kuat dari dua dosis pertama,” imbuhnya.

Jadi, suntikan booster dan dosis ketiga tidaklah sama.  Berikut adalah beberapa pedoman tentang kelayakan suntikan dosis ketiga dan booster dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Suntikan booster: Hanya Pfizer

FDA sejauh ini hanya menyetujui suntikan booster untuk vaksin Pfizer.

Siapa yang berhak mendapatkan booster? Hanya orang yang awalnya divaksinasi dengan Pfizer yang bisa mendapatkan booster. Dan mereka harus telah menyelesaikan seri vaksinasi awal setidaknya 6 bulan yang lalu.

Suntukan booster untuk usia 65 tahun ke atas, atau usia di atas 18 tahun dengan kondisi medis yang mendasari (komorbid) termasuk kanker, penyakit hati kronis, dan penyakit ginjal, sistem kekebalan yang melemah dan sebagainya.

Suntikan penguat juga direkomendasikan untuk usia 18 tahun ke atas yang tinggal atau bekerja di lingkungan berisiko tinggi termasuk perawatan kesehatan, sekolah, fasilitas pemasyarakatan, tempat penampungan tunawisma.

Suntikan dosis ketiga untuk Pfizer dan Moderna

Dosis ketiga telah disetujui hanya untuk vaksin Pfizer dan Moderna. “Anda perlu mendapatkan vaksin yang sama untuk ketiga dosis tersebut. Dan harus menunggu setidaknya 28 hari setelah dosis kedua (untuk suntik dosis ketiga),” ujar Roldan.

Siapa yang memenuhi syarat untuk dosis ketiga? Orang dengan sistem kekebalan tubuh sedang hingga parah. Ini termasuk orang yang menjalani pengobatan kanker, penerima transplantasi organ atau sel induk/sel punca/stem cell yang minum obat untuk menekan sistem kekebalan, dan orang dengan penyakit imunodefisiensi.

Mengapa orang perlu mendapatkan suntikan tambahan?  CDC mengatakan bahwa dosis tambahan dapat mencegah Covid-19 yang serius dan mungkin mengancam jiwa pada orang yang mungkin tidak menanggapi seri vaksin awal.

Tidak ada suntikan booster atau dosis ketiga yang disetujui untuk vaksin Johnson & Johnson. Namun, pada 5 Oktober silam perusahaan meminta FDA untuk mengizinkan booster bagi orang yang menerima vaksin sekali pakai.

Siapa yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 awal?

CDC saat ini merekomendasikan vaksinasi Covid-19 untuk semua orang berusia 12 tahun ke atas. Hanya vaksin Pfizer yang saat ini disetujui untuk anak-anak di bawah 16 tahun, tetapi perusahaan farmasi berharap untuk memperluas ke anak-anak yang lebih muda. Pfizer baru saja mengajukan persetujuan untuk digunakan pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun kepada FDA, demikian dirangkum dari MedicalXpress. (BS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s