Berandasehat.id – Novavax mengumumkan vaksin COVID-19 terbukti aman dan efektif dalam penelitian terhadap anak berusia 12 hingga 17 tahun. Perusahaan farmasi ini membuat vaksin berbasis protein – jenis yang berbeda dari vaksin yang paling banyak digunakan – yang bisa dibilang terlambat masuk ke gudang senjata untuk melawan COVID-19.

Vaksin Novavax telah mengantungi izin digunakan pada orang dewasa oleh regulator di Inggris, Eropa dan di wilayah lain dan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan sedang ditinjau oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Berbekal data baru, Novavax berencana untuk segera memperluas penggunaan vaksinnya hingga usia 12 tahun. Akhir tahun ini, Novavax berencana untuk memulai pengujian pada anak-anak yang lebih muda.

Ilustrasi vaksinasi (dok. istimewa)

Studi terbaru mendaftarkan 2.247 anak-anak AS berusia 12 hingga 17 musim panas lalu dan menemukan vaksin dua dosis itu 80% efektif mencegah infeksi COVID-19 yang bergejala.

Saat itu COVID-19 didominasi oleh varian Delta. Perusahaan mengatakan enam penerima vaksin mengembangkan COVID-19 ringan dibandingkan dengan 14 anak yang menerima suntikan plasebo sebagai kontrol. Tidak ada infeksi serius yang dilaporkan.

Pada Juni 2021, Novavax yang berbasis di Maryland mengumumkan vaksinnya sekitar 90% efektif melawan gejala COVID-19 dalam sebuah penelitian terhadap hampir 30.000 orang di AS dan Meksiko. 

Baru-baru ini, perusahaan farmasi AS itu mengutip data laboratorium yang menunjukkan bahwa vaksin tersebut menawarkan perlindungan terhadap varian Omicron yang lebih menular meskipun (dengan) booster akan bekerja lebih baik.

Vaksin Novavax dibuat dengan salinan protein spike yang tumbuh di laboratorium yang melapisi virus corona, dicampur dengan bahan kimia peningkat kekebalan. Itu mirip dengan suntikan yang digunakan selama bertahun-tahun untuk melawan penyakit lain seperti hepatitis B.

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan Novavax menggunakan teknologi yang berbeda dari vaksin buatan Pfizer dan Moderna yang memberikan instruksi genetik bagi tubuh untuk membuat protein spike sendiri. (BS)