Berandasehat.id – Anak-anak dengan masalah jantung lebih cenderung memiliki gigi berlubang, sakit gigi, atau gusi berdarah, menurut sebuah studi baru yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Peneliti menekankan, bila bakteri mulut masuk lantas menuju ke aliran darah, anak-anak dengan penyakit jantung bisa rentan terkena kondisi lain seperti infeksi endokarditis. Kondisi langka ini menyebabkan peradangan pada lapisan dalam jantung dan dapat mengancam jiwa.

“Oleh karena itu, penting melakukan perawatan gigi preventif (yaitu, pemeriksaan, pembersihan gigi, radiografi, perawatan fluoride, atau sealant) untuk menjaga kesehatan mulut,” tandas para peneliti.

Ilustrasi gigi berlubang (dok. istimewa)

Tim peneliti menganalisis data dari Survei Nasional Kesehatan Anak 2016-2019, membandingkan status kesehatan mulut dan perawatan gigi baru-baru ini terhadap anak-anak dengan dan tanpa kondisi jantung.

Sekitar 10% anak-anak dan remaja usia 1-17 tahun dengan kondisi jantung memiliki kesehatan gigi yang dikategorikan ‘buruk’ hingga ‘sedang’, dibandingkan dengan 5% anak-anak tanpa masalah jantung. 

Sekitar 17% dari mereka yang memiliki penyakit jantung juga memiliki gejala kesehatan mulut yang buruk, seperti gigi berlubang.

Di antara anak-anak dengan masalah jantung, mereka yang tinggal di keluarga dengan pendapatan rumah tangga yang lebih rendah dan cacat intelektual/ perkembangan memiliki kesehatan mulut yang lebih buruk. Terlebih lagi, satu dari enam anak dengan kondisi jantung tidak menerima perawatan gigi preventif dalam 12 bulan terakhir.

“Anak-anak dengan kondisi jantung mungkin lebih rentan terhadap kesehatan mulut dan gigi berlubang yang buruk karena beberapa alasan,” cetus Karrie Downing, penulis utama studi dan peneliti CDC, mengatakan kepada UPI. “Mereka mungkin menjalani operasi atau prosedur lain yang mempersulit perawatan gigi dan gusi.”

Downing menambahkan, anak-anak dengan kondisi jantung juga mungkin memiliki cacat perkembangan atau intelektual yang membuat perawatan gigi lebih menantang, baik di rumah maupun di klinik dokter gigi.

“Obat jantung juga dapat menimbulkan masalah,” catat Downing, “karena beberapa obat menyebabkan mulut kering yang dapat memicu masalah gigi berlubang.”

“Orang tua dapat membantu anak-anak dengan mendorong mereka untuk minum lebih banyak air dan menghindari jus dan minuman manis,” kata Alene D’Alesio, DMD, kepala kedokteran gigi anak di Rumah Sakit Anak di Pittsburgh, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, kepada UPI. “Saya tidak ingin ada yang berpikir bahwa penyakit jantung sama dengan gigi berlubang,” katanya.

D’Alesio juga merekomendasikan agar orang tua memantau perilaku menyikat gigi dan flossing anak-anak dan mempertimbangkan sikat gigi elektrik atau floss pick untuk membantu anak-anak menjaga kesehatan mulut. “Anak-anak dengan kondisi jantung mungkin juga perlu ke dokter gigi lebih sering,” saran dia.

“Mereka harus menemui dokter gigi anak selambat-lambatnya pada usia 1 tahun,” tandas D’Alesio. (BS)